Akses Lumpuh Akibat Banjir, Belajar Darurat Digelar di Rumah Kades
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar

Dinas Pendidikan pun berupaya memastikan proses belajar tetap berjalan optimal meski dalam keterbatasan.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Dampak banjir mengakibatkan ambruknya jembatan penghubung di Dusun Klekean, Desa Klekean, kini mulai dirasakan langsung oleh dunia pendidikan.
Akses utama siswa menuju SDN Bendelan 4 terputus total, membuat kegiatan belajar mengajar terganggu, (1/4/2026).
Kepala Dinas Pendidikan, Taufan, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat menyikapi kondisi tersebut.
Setelah melakukan rapat darurat, diputuskan bahwa selama proses perbaikan jembatan yang diperkirakan berlangsung selama 14 hari, kegiatan KBM dialihkan sementara ke rumah kepala desa setempat.
“Ini terkait dengan akses pendidikan. Jembatan tersebut merupakan jalur utama siswa dari Dusun Klekean menuju sekolah. Karena terputus, anak-anak tidak bisa berangkat seperti biasa. Maka kami putuskan KBM sementara dilaksanakan di rumah Pak Kades,” jelasnya.
Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat siswa sekolah dasar akan segera menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 April mendatang.
Dinas Pendidikan pun berupaya memastikan proses belajar tetap berjalan optimal meski dalam keterbatasan.
Langkah darurat ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas pendidikan siswa, sekaligus menjadi solusi sementara hingga akses jembatan kembali normal.
Taufan menyampaikan bahwa para murid tetap memilih berangkat ke sekolah dengan diantar orang tua, meskipun harus menempuh jarak lebih jauh.
“Berdasarkan laporan pagi ini (1 April 2026), ini menunjukkan semangat belajar mereka yang luar biasa di tengah keterbatasan,” ungkapnya.
Pemerintah daerah juga didorong untuk mempercepat penanganan infrastruktur agar aktivitas masyarakat, khususnya pendidikan, dapat segera pulih.
- Penulis: S/A/lik



Saat ini belum ada komentar