Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Bukti Nyata Menjawab Arahan Presiden Prabowo
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- visibility 143
- comment 0 komentar

Jawa Tengah, Aspirasi.co.id – Komitmen Polri dalam menjawab arahan Presiden RI Prabowo Subianto kembali dibuktikan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara langsung meresmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Rabu (14/1/2026).
Peresmian ini menjadi simbol keseriusan Polri dalam menghadirkan solusi atas keprihatinan Presiden terhadap kondisi anak-anak sekolah yang selama ini harus menyeberangi sungai atau menempuh jalur memutar demi mencapai sekolah.
“Alhamdulillah, saya apresiasi Kapolda Jawa Tengah beserta jajaran yang bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bapak Presiden. Ini bentuk kepedulian kita terhadap keselamatan dan masa depan anak-anak,” ujar Kapolri kepada awak media.
Secara keseluruhan, Polda Jawa Tengah menargetkan pembangunan 63 jembatan, dengan rincian 19 unit telah diresmikan, 15 unit dalam tahap pembangunan, 4 unit tahap persiapan, serta 25 unit dalam proses survei dan perencanaan.
“Hari ini 19 jembatan telah diresmikan secara serentak. Sisanya terus berproses, baik dalam tahap perencanaan maupun pembangunan,” jelas Kapolri.
Menariknya, pembangunan jembatan-jembatan tersebut tidak hanya dikerjakan aparat kepolisian, namun juga melibatkan masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dan warga.
“Keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan menjadi jembatan interaksi yang positif. Semoga kehadiran Polri benar-benar dirasakan, sesuai tagline Polri untuk Masyarakat,” imbuhnya.
Hingga saat ini, Polri telah membangun dan memperbaiki 178 unit jembatan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 58 unit telah selesai, 32 unit masih dibangun, 6 unit jembatan Bailey dalam pengiriman, serta 82 unit tahap perencanaan. Polda Jawa Tengah menjadi wilayah dengan capaian pembangunan terbesar.
Kapolri berharap, keberadaan jembatan ini dapat memberikan manfaat luas, mulai dari mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, mempercepat aktivitas para petani ke lahan, hingga mendorong roda perekonomian desa.
“Semoga jembatan ini tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Kapolri.
Selain itu, sebanyak 34 unit jembatan dibangun khusus di wilayah terdampak bencana, dengan rincian 17 unit telah selesai, 3 unit masih dibangun, 6 unit Bailey dalam pengiriman, dan 8 unit dalam perencanaan.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi wujud nyata pelaksanaan perintah Presiden RI dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat infrastruktur, serta memastikan mobilitas masyarakat terutama anak-anak sekolah dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar