Banjir Rendam Malang Selatan, Ribuan Warga Dievakuasi Polisi dan BPBD
- account_circle Aurel
- calendar_month Sen, 22 Sep 2025
- visibility 142
- comment 0 komentar

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyebut jalur utama Malang–Sendangbiru sempat lumpuh lantaran terendam air hingga lebih dari 1 meter.
MALANG, Aspirasi.co.id – Banjir besar melanda Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Sabtu (20/9/2025) dini hari.
Sebanyak 830 kepala keluarga atau 2.228 jiwa terdampak akibat luapan Sungai Penguluran setelah hujan deras mengguyur sejak Jumat malam.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyebut jalur utama Malang–Sendangbiru sempat lumpuh lantaran terendam air hingga lebih dari 1 meter. “Sejak dini hari kami langsung menurunkan personel. Fokus utama adalah evakuasi warga, mendirikan dapur umum, serta pendataan kerugian,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).
Polres Malang bersama Polsek Sumbermanjing Wetan mendirikan posko darurat di Balai Desa Sitiarjo, sekaligus membantu warga membersihkan lumpur yang menutupi rumah dan jalan.
Banjir setinggi 1–2 meter merendam permukiman di sejumlah dusun, di antaranya Krajan Wetan (250 KK/648 jiwa), Krajan Tengah (240 KK/705 jiwa), Rowotrate (177 KK/464 jiwa), serta Krajan Kulon (163 KK/411 jiwa). Dapur umum sementara didirikan di GKJW Induk Sitiarjo dan GKJW Sumberembak, Gunungtumo.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun akses ke beberapa dusun sempat sulit ditembus karena genangan air mencapai setengah meter lebih,” kata Bambang.
Selain Polri, penanganan banjir juga melibatkan BPBD Kabupaten Malang, Tagana, SAR Awangga, TNI AL Sendangbiru, Malang Selatan Rescue, hingga relawan lokal. Mereka bergotong royong melakukan evakuasi, distribusi logistik, hingga pembersihan pasca-banjir.
“Polres Malang tetap siaga mengantisipasi banjir susulan. Kami mengimbau warga agar tetap waspada karena intensitas hujan di wilayah selatan Kabupaten Malang masih cukup tinggi,” pungkasnya.
- Penulis: Aurel



Saat ini belum ada komentar