Wujudkan Zero Narkoba, Polres Jember Gelar Tes Urine Mendadak bagi Para Perwira
- account_circle Malik
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar

Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan, langkah mitigasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas institusi.
Jember, Aspirasi.co.id – Komitmen mewujudkan lingkungan kepolisian yang bersih dari penyalahgunaan narkoba terus ditegaskan Polres Jember Polda Jawa Timur. Salah satunya dengan menggelar tes urine secara mendadak terhadap jajaran pimpinan.
Tes urine tersebut diikuti langsung oleh Kapolres Jember, Wakapolres, seluruh Pejabat Utama (PJU), perwira staf hingga para Kapolsek jajaran Polres Jember.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan, langkah mitigasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas institusi.
Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang keteladanan.
“Seorang pemimpin harus mampu menjadi role model. Integritas, empati, sikap visioner, kemampuan mendengarkan, hingga keberanian mengambil keputusan berisiko adalah nilai yang harus dimiliki,” ujar AKBP Bobby, Jumat (6/3/2026).
Ia menegaskan, melalui tes urine ini Polres Jember ingin memastikan seluruh unsur pimpinan memberikan contoh nyata dalam menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik.
Sementara itu, Kasi Propam Polres Jember Iptu Suwito Nur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh jajaran pimpinan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Tes urine ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga integritas dan profesionalisme institusi. Seluruh pimpinan harus bersih dari narkoba,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, para Kapolsek sebagai pimpinan di tingkat kecamatan memiliki peran strategis. Selain menjaga keamanan wilayah, mereka juga menjadi figur teladan bagi anggota maupun masyarakat.
“Karena itu integritas, disiplin, kerja keras, dan profesionalisme harus tercermin dalam setiap tindakan,” ujarnya.
Melalui langkah ini, Polres Jember juga ingin menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran di lingkungan internal, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.
“Pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala maupun insidental untuk menjaga marwah institusi,” pungkasnya.
Dari hasil tes urine yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.
- Penulis: Malik



Saat ini belum ada komentar