Angin Kencang Terjang Bondowoso, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Tutup Jalan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jum, 10 Apr 2026
- visibility 64
- comment 0 komentar

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan awal melalui media sosial WhatsApp
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso pada Kamis (9/4/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.48 WIB ini mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan serta pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan raya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan awal melalui media sosial WhatsApp terkait kejadian tersebut.
Tim langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan.
“Angin kencang disertai hujan deras menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.
Bencana ini melanda beberapa desa, di antaranya Desa Sumber Anom Kecamatan Tamanan, serta Desa Jambeanom, Desa Pengarang, dan Desa Jambesari di Kecamatan Jambesari Darus Sholah.
Dampak paling mencolok terjadi di Desa Sumber Anom, di mana sebuah pohon tumbang menimpa atap ruko hingga mengalami kerusakan ringan dan sempat menutup akses jalan raya.
Sementara itu, di Desa Jambeanom tercatat sebanyak 8 rumah mengalami kerusakan ringan dan 1 rumah rusak sedang.
Di Desa Jambesari, 1 rumah dilaporkan rusak ringan, sedangkan di Desa Pengarang terdapat 1 rumah rusak sedang.
Selain itu, fasilitas umum berupa kanopi SDN Jambesari 3 juga mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin kencang.
Sejumlah unsur gabungan turut terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya BPBD Bondowoso, Polsek dan Koramil Jambesari serta Tamanan, PMI Bondowoso, pemerintah desa setempat, hingga masyarakat yang bahu-membahu melakukan evakuasi dan pembersihan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga langsung melakukan evakuasi pohon tumbang serta memastikan akses jalan kembali normal.
Pusdalops BPBD melakukan asesmen serta koordinasi dengan Forkopimcam untuk langkah penanganan lanjutan.
Meski sempat terkendala hujan dengan intensitas ringan hingga sedang serta keterbatasan sinyal di lokasi, upaya penanganan tetap berjalan lancar.
“Untuk kondisi terkini, jalan sudah dapat dilalui kembali, dan sebagian rumah warga mulai diperbaiki secara mandiri sambil menunggu penanganan lebih lanjut,” tambah Kristianto.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama di musim pancaroba seperti saat ini.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar