Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian » Bondowoso Perkuat Swasembada Pangan, Pertanian Organik Berbasis Sains Dongkrak Produktivitas hingga 6,5 Ton per Hektare

Bondowoso Perkuat Swasembada Pangan, Pertanian Organik Berbasis Sains Dongkrak Produktivitas hingga 6,5 Ton per Hektare

  • account_circle S/A/lik
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat pengembangan pertanian organik berbasis inovasi dan teknologi sebagai strategi mendukung swasembada pangan nasional.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam peluncuran metode Pertanian Modern Adaptif Berbasis Sains (PMAAS) di Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, (20/6/2026).

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengatakan daerahnya memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur. Luas lahan pertanian di Bondowoso mencapai sekitar 35.093 hektare, sementara kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) mencapai 45 ribu hektare.

“Produksi padi Bondowoso pada 2025 mencapai sekitar 600 ribu ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras petani, penyuluh pertanian, serta dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” kata Abdul Hamid dalam sambutannya.

Menurut dia, pemerintah daerah terus mengembangkan sistem pertanian yang ramah lingkungan. Saat ini, lahan pertanian organik telah mencapai sekitar 230 hektare yang tersebar di Desa Solor, Lombok Kulon, dan Gadingsari.

Selain itu, Bondowoso juga memiliki komoditas unggulan berupa Beras Sintanur Lembah Raung yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis pada 2025. Pengakuan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperluas pemasaran beras Bondowoso ke pasar nasional maupun internasional.

Abdul Hamid menambahkan, petani Bondowoso siap mengadopsi metode PMAAS yang dipadukan dengan sistem tanam benih langsung (Tabela). Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.

“Pemerintah daerah berharap mendapat dukungan pemerintah pusat dalam penyediaan sarana produksi, pembangunan rumah pengolahan hasil pertanian, hingga fasilitas pascapanen agar pertanian Bondowoso semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, mengatakan pendampingan UMM terhadap petani di Desa Lombok Kulon telah berlangsung sejak 2013. Selama lebih dari satu dekade, UMM membangun ekosistem pertanian organik yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan menghasilkan riset, tetapi juga harus memastikan hasil penelitian memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin ilmu pengetahuan hadir di tengah masyarakat. Anak-anak muda harus kembali melihat sektor pertanian sebagai profesi yang modern, produktif, dan mampu memberikan kesejahteraan,” katanya.

Ia menilai Bondowoso memiliki modal besar untuk mencetak generasi petani muda karena didukung banyak lembaga pendidikan dan pondok pesantren yang dapat menjadi bagian dari pembangunan pertanian berbasis pengetahuan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek, Prof. Dr. Eng. Yudi Dharma, S.Si., M.Si., menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat di Bondowoso menjadi contoh nyata hilirisasi riset yang berhasil diterapkan di sektor pertanian.

“Kehadiran kami bukan sekadar menghadiri seremoni tanam perdana. Yang dilakukan Bondowoso hari ini merupakan jawaban konkret terhadap tantangan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hasil pertanian organik Bondowoso kini telah dipasarkan hingga Papua dan Kalimantan, menunjukkan produk pertanian daerah mampu bersaing di pasar nasional.

Yudi menjelaskan, produktivitas padi nasional rata-rata masih berada di kisaran 5,2 ton per hektare. Sementara itu, lahan pertanian organik di Desa Lombok Kulon mampu menghasilkan hingga 6,5 ton per hektare, atau meningkat sekitar 1–2 ton per hektare dibandingkan rata-rata nasional.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan sains dan teknologi secara tepat mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi petani,” katanya.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan kelompok tani tersebut diharapkan menjadi model pengembangan pertanian modern berbasis inovasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

  • Penulis: S/A/lik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Mahasiswa Demo di Bondowoso, Polres Amankan dengan Humanis

    Ratusan Mahasiswa Demo di Bondowoso, Polres Amankan dengan Humanis

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle ***
    • visibility 296
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Gabungan organisasi mahasiswa dan kepemudaan yang terdiri dari PMII, HMI, IPNU, serta Aliansi Eksekutif Mahasiswa menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kabupaten Bondowoso, (31/8/2025). Aksi tersebut berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Bondowoso dan berlanjut ke Mako Polres Bondowoso, dengan jumlah massa sekitar 300 orang. Kegiatan dimulai sekitar pukul 14.13 WIB saat massa bergeser […]

  • RANTAS 2026 Digeber! 134 Jalan di Bondowoso Siap Disulap Mulus

    RANTAS 2026 Digeber! 134 Jalan di Bondowoso Siap Disulap Mulus

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bondowoso Aspirasi.co.id – Bondowoso kembali menggeber program strategis RANTAS (Ruas Infrastruktur Jalan Tuntas) pada tahun anggaran 2026 dengan cakupan yang lebih luas, merata, dan terarah. Tak tanggung-tanggung, program ini menyasar 134 titik perbaikan jalan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi […]

  • Angelina Jolie’s Cape Is Quite the Fashion Flashback

    Angelina Jolie’s Cape Is Quite the Fashion Flashback

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and

  • Bondowoso Siaga! Ratusan Personel TNI-Polri dan Relawan Gelar Apel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
    Tni

    Bondowoso Siaga! Ratusan Personel TNI-Polri dan Relawan Gelar Apel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Menghadapi potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi di musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama TNI, Polri, dan unsur relawan menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, Jum’at (17/10/2025), di Alun-Alun Bondowoso. Kegiatan yang diikuti sekitar 450 personel ini dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso K.H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag, dan dihadiri […]

  • SPPG Binakal Kembali Hadirkan Menu Favorit, Optimalkan Program MBG untuk Gizi Siswa

    SPPG Binakal Kembali Hadirkan Menu Favorit, Optimalkan Program MBG untuk Gizi Siswa

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle S/A
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Binakal kembali menghadirkan menu favorit dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya berkelanjutan mendukung pemenuhan gizi siswa-siswi di lingkungan pendidikan. Program MBG yang terus dioptimalkan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi seimbang guna menunjang tumbuh kembang dan konsentrasi belajar […]

  • Di Penghujung Tahun 2025, Kepala Bapenda Bondowoso Terus Optimalkan Pelayanan Pendapatan Daerah

    Di Penghujung Tahun 2025, Kepala Bapenda Bondowoso Terus Optimalkan Pelayanan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso, Slamet Yantoko, terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam sektor pendapatan daerah. Berbagai langkah strategis terus dilakukan Bapenda Bondowoso guna meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendorong kesadaran wajib pajak, (25/12/2025). Mulai dari penguatan sistem pelayanan berbasis digital, peningkatan […]

expand_less