Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian » Bondowoso Perkuat Swasembada Pangan, Pertanian Organik Berbasis Sains Dongkrak Produktivitas hingga 6,5 Ton per Hektare

Bondowoso Perkuat Swasembada Pangan, Pertanian Organik Berbasis Sains Dongkrak Produktivitas hingga 6,5 Ton per Hektare

  • account_circle S/A/lik
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat pengembangan pertanian organik berbasis inovasi dan teknologi sebagai strategi mendukung swasembada pangan nasional.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam peluncuran metode Pertanian Modern Adaptif Berbasis Sains (PMAAS) di Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, (20/6/2026).

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengatakan daerahnya memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur. Luas lahan pertanian di Bondowoso mencapai sekitar 35.093 hektare, sementara kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) mencapai 45 ribu hektare.

“Produksi padi Bondowoso pada 2025 mencapai sekitar 600 ribu ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras petani, penyuluh pertanian, serta dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” kata Abdul Hamid dalam sambutannya.

Menurut dia, pemerintah daerah terus mengembangkan sistem pertanian yang ramah lingkungan. Saat ini, lahan pertanian organik telah mencapai sekitar 230 hektare yang tersebar di Desa Solor, Lombok Kulon, dan Gadingsari.

Selain itu, Bondowoso juga memiliki komoditas unggulan berupa Beras Sintanur Lembah Raung yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis pada 2025. Pengakuan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperluas pemasaran beras Bondowoso ke pasar nasional maupun internasional.

Abdul Hamid menambahkan, petani Bondowoso siap mengadopsi metode PMAAS yang dipadukan dengan sistem tanam benih langsung (Tabela). Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.

“Pemerintah daerah berharap mendapat dukungan pemerintah pusat dalam penyediaan sarana produksi, pembangunan rumah pengolahan hasil pertanian, hingga fasilitas pascapanen agar pertanian Bondowoso semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, mengatakan pendampingan UMM terhadap petani di Desa Lombok Kulon telah berlangsung sejak 2013. Selama lebih dari satu dekade, UMM membangun ekosistem pertanian organik yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan menghasilkan riset, tetapi juga harus memastikan hasil penelitian memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin ilmu pengetahuan hadir di tengah masyarakat. Anak-anak muda harus kembali melihat sektor pertanian sebagai profesi yang modern, produktif, dan mampu memberikan kesejahteraan,” katanya.

Ia menilai Bondowoso memiliki modal besar untuk mencetak generasi petani muda karena didukung banyak lembaga pendidikan dan pondok pesantren yang dapat menjadi bagian dari pembangunan pertanian berbasis pengetahuan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek, Prof. Dr. Eng. Yudi Dharma, S.Si., M.Si., menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat di Bondowoso menjadi contoh nyata hilirisasi riset yang berhasil diterapkan di sektor pertanian.

“Kehadiran kami bukan sekadar menghadiri seremoni tanam perdana. Yang dilakukan Bondowoso hari ini merupakan jawaban konkret terhadap tantangan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hasil pertanian organik Bondowoso kini telah dipasarkan hingga Papua dan Kalimantan, menunjukkan produk pertanian daerah mampu bersaing di pasar nasional.

Yudi menjelaskan, produktivitas padi nasional rata-rata masih berada di kisaran 5,2 ton per hektare. Sementara itu, lahan pertanian organik di Desa Lombok Kulon mampu menghasilkan hingga 6,5 ton per hektare, atau meningkat sekitar 1–2 ton per hektare dibandingkan rata-rata nasional.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan sains dan teknologi secara tepat mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi petani,” katanya.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan kelompok tani tersebut diharapkan menjadi model pengembangan pertanian modern berbasis inovasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

  • Penulis: S/A/lik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Wilayah di Bondowoso Diterjang Hujan Deras, Banjir dan Jembatan Ambles

    11 Wilayah di Bondowoso Diterjang Hujan Deras, Banjir dan Jembatan Ambles

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle S/A
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Hujan deras disertai cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bondowoso pada Senin (23/2/2026) menyebabkan banjir, tanah longsor, rumah rusak berat hingga jembatan ambles. Sedikitnya 11 wilayah terdampak akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur hampir seluruh kecamatan. Sebagian besar kejadian telah ditangani secara gotong royong oleh warga bersama petugas, sementara tim terkait masih melakukan […]

  • Bupati Bondowoso dan Wali Kota Blitar Teken MoU, Perkuat Sinergi Antar Daerah

    Bupati Bondowoso dan Wali Kota Blitar Teken MoU, Perkuat Sinergi Antar Daerah

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Malik
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Blitar, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., melakukan kunjungan kerja ke Kota Blitar sebagai upaya memperkuat sinergitas antar daerah, (29/9). Kunjungan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Pemerintah Kota Blitar, yang berlangsung di Ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar. Dalam agenda itu, Bupati […]

  • Polres Bondowoso Gelar Dialog Publik:

    Polres Bondowoso Gelar Dialog Publik: Bangun Sinergi Kritis dan Solutif Bersama Mahasiswa IAI At-Taqwa

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Malik
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Polres Bondowoso melalui Seksi Humas menggelar Dialog Publik Kolaborasi Kritis dan Solutif: Mahasiswa–Polri untuk Layanan Publik yang Lebih Baik, Rabu (15/10/2025) di Gedung Serba Guna Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso. Kegiatan ini dipimpin oleh IPTU Bobby Dwi Siswanto, selaku Kasi Humas Polres Bondowoso, serta menghadirkan IPDA Edi Susanto, S.H. (Kanit Pidum […]

  • Jumat Bersih di Alun-Alun Bondowoso, Wabup Ajak Jadikan Kebersihan Sebagai Budaya

    Jumat Bersih di Alun-Alun Bondowoso, Wabup Ajak Jadikan Kebersihan Sebagai Budaya

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali terpancar di Alun-Alun Raden Bagus Asra, Jumat (08/08/2025). Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E., memimpin langsung kegiatan Jumat Bersih yang melibatkan ratusan pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sejak pukul 07.00 WIB, para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN hadir dengan […]

  • Polres Kediri Kota Sikat Knalpot Brong, Puluhan Motor Disita dalam KRYD

    Polres Kediri Kota Sikat Knalpot Brong, Puluhan Motor Disita dalam KRYD

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle ***
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kota Kediri, Aspirasi.co.id – Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Polres Kediri Kota Polda Jatim berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kali ini KRYD yang berlangsung di Mako Satlantas Polres Kediri Kota ini melibatkan personel gabungan dari Polres Kediri Kota dan instansi terkait. Dalam KRYD yang berlangsung hingga Minggu (12/10/2025) dinihari, petugas memeriksa barang […]

  • Gerak Serentak Jelang Lebaran, Polres dan Forkopimda Amankan Bapokting

    Gerak Serentak Jelang Lebaran, Polres dan Forkopimda Amankan Bapokting

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, jajaran Polres Bondowoso bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan pengawasan intensif terhadap harga dan distribusi bahan pokok penting (bapokting). Dipimpin langsung oleh Kanit Pidsus IPDA Bayu Aji, S.H., M.H., tim gabungan turun ke berbagai titik strategis, mulai dari pasar tradisional, pasar modern, hingga fasilitas vital seperti SPBE […]

expand_less