Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Bupati Abdul Hamid Wahid Dorong Hilirisasi UMKM, Bondowoso Siap Jadi Pusat Industri Halal dan Republik Kopi Reborn

Bupati Abdul Hamid Wahid Dorong Hilirisasi UMKM, Bondowoso Siap Jadi Pusat Industri Halal dan Republik Kopi Reborn

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menegaskan komitmennya mendorong hilirisasi produk unggulan daerah melalui peningkatan kapasitas usaha, literasi keuangan, dan digitalisasi ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Kick Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026 dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang digelar bersama OJK dan PNM di Bondowoso, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada OJK dan PNM karena telah memilih Bondowoso sebagai lokasi peluncuran program literasi keuangan dan peningkatan kapasitas usaha.

“Kami bergembira karena apa yang pernah kami diskusikan sebelumnya kini gayung bersambut. Bondowoso membutuhkan perhatian khusus agar mampu masuk ke era digitalisasi keuangan dan meningkatkan literasi finansial masyarakat,” ujar Abdul Hamid Wahid.

Menurutnya, Bondowoso selama ini dikenal sebagai produsen berbagai komoditas pertanian dan perkebunan. Namun, nilai tambah dari produk-produk tersebut justru lebih banyak dinikmati daerah lain karena minimnya proses pengolahan di tingkat lokal.

Ia mencontohkan produk tape khas Bondowoso yang selama ini hanya dijual sebagai bahan mentah, sementara inovasi pengolahan dan pengemasan justru dilakukan pihak luar daerah.

“Jangan sampai nanti tape dikenal luas tetapi bukan lagi identik dengan Bondowoso. Karena itu, kemampuan berwirausaha, pengolahan produk, dan hilirisasi harus diperkuat agar nilai tambahnya dinikmati masyarakat Bondowoso sendiri,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kecerdasan finansial masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya memahami cara mencari uang, tetapi juga harus mampu mengelola aset dan menjadikan uang bekerja untuk kesejahteraan mereka.

“Pada tingkat yang lebih tinggi, aset bisa bekerja untuk orang. Inilah tahapan kecerdasan finansial yang harus terus ditingkatkan agar kesejahteraan masyarakat bisa dirasakan secara adil dan merata,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Hamid Wahid turut mendorong UMKM Bondowoso masuk ke sektor industri halal yang memiliki pasar global sangat besar. Ia menilai peluang tersebut masih terbuka luas bagi Indonesia.

“Kami sedang berusaha mendorong UMKM dan industri lokal masuk ke industri halal. Ironisnya, pemain besar industri halal dunia justru banyak berasal dari negara non-muslim seperti China, Korea, Jepang hingga Inggris. Padahal peluang di Indonesia sangat besar,” ujarnya.

Selain standar halal, ia juga meminta pelaku UMKM meningkatkan kualitas pengemasan, identitas produk, dan standar kesehatan agar mampu menembus pasar industri berskala besar.

Tak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan aglomerasi “Selingkar Ijen” bersama Kabupaten Jember dan Situbondo. Konsep tersebut difokuskan pada tiga sektor utama yakni pariwisata, ketahanan pangan, dan konektivitas wilayah.

Ia mengundang OJK dan PNM untuk turut memberikan gagasan dan dukungan dalam pengembangan kawasan tersebut.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Kalau ada konsep untuk pengembangan kawasan Selingkar Ijen, kami siap menerima dan membahasnya bersama tiga kepala daerah,” katanya.

Sementara itu, Pemkab Bondowoso juga menegaskan komitmennya merevitalisasi branding “Bondowoso Republik Kopi” bersama OJK sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.

Bupati menambahkan, program peningkatan kapasitas usaha yang saat ini berjalan bukan sekadar seremoni, melainkan telah dilaksanakan hingga tingkat desa dan kecamatan.

“Kegiatannya sudah berlangsung di desa-desa dan kecamatan. Yang kita dorong sekarang adalah penguatan ekosistemnya, mulai dari permodalan, peningkatan standar, sertifikasi halal, pengemasan hingga akses pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Banjir, Polres Ngawi Turun Bersihkan Sungai

    Cegah Banjir, Polres Ngawi Turun Bersihkan Sungai

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle aurel
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Ngawi, Aspirasi.co.id – Komitmen menjaga lingkungan kembali ditunjukkan Polres Ngawi Polda Jawa Timur melalui aksi nyata. Dalam semangat Gerakan Indonesia ASRI, jajaran kepolisian bersama lintas sektor dan masyarakat menggelar kerja bakti besar-besaran di kawasan Jembatan Ngawi Purba, Minggu (27/4/2026). Aksi bersih-bersih ini menyasar endapan lumpur serta tumpukan sampah yang berpotensi menghambat aliran sungai. Langkah ini […]

  • Bondowoso Geger! Diduga Guru Madrasah Lecehkan Siswinya di Dalam Musholla

    Bondowoso Geger! Diduga Guru Madrasah Lecehkan Siswinya di Dalam Musholla

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle ***
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Dunia pendidikan di Bondowoso kembali tercoreng. Seorang guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Bondowoso berinisial Sukardi diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap siswi didiknya sendiri. Kasus ini kini telah dilaporkan ke pihak Polres Bondowoso. Peristiwa memalukan itu disebut terjadi pada Rabu, 2 Oktober 2025, di area musholla sekolah yang berlokasi di Desa […]

  • Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Lanas Terbakar

    Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Lanas Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • account_circle Malik
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Kelalaian saat memasak berujung petaka. Sebuah rumah milik Idris di Dusun Tamansere, RT 25/RW 02, Desa Lanas, Kabupaten Bondowoso, terbakar pada Minggu (13/9/2026). Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi kejadian baru diterima petugas sekitar pukul 11.10 WIB. Berdasarkan laporan petugas Damkar, api diduga berasal dari kompor yang digunakan Iklima saat memasak. […]

  • PDIP Bondowoso Gelar Tasyakuran di Makam Kironggo, Kenang Sejarah dan Dorong Sinergi Majukan Bondowoso

    PDIP Bondowoso Gelar Tasyakuran di Makam Kironggo, Kenang Sejarah dan Dorong Sinergi Majukan Bondowoso

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207 menjadi momentum bagi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso untuk kembali merefleksikan sejarah sekaligus meneguhkan komitmen membangun daerah. Momentum tersebut diwujudkan melalui kegiatan tasyakuran dan doa bersama di kawasan makam Kironggo, Senin (17/8/2026). Pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. […]

  • Bupati Bondowoso dan Wali Kota Blitar Teken MoU, Perkuat Sinergi Antar Daerah

    Bupati Bondowoso dan Wali Kota Blitar Teken MoU, Perkuat Sinergi Antar Daerah

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Malik
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Blitar, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., melakukan kunjungan kerja ke Kota Blitar sebagai upaya memperkuat sinergitas antar daerah, (29/9). Kunjungan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Pemerintah Kota Blitar, yang berlangsung di Ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar. Dalam agenda itu, Bupati […]

  • Tragis! Bayi Perempuan Dibuang di Saung, Polisi Turun Tangan Olah TKP di Bandelan

    Tragis! Bayi Perempuan Dibuang di Saung, Polisi Turun Tangan Olah TKP di Bandelan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Suasana tenang di Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, mendadak berubah mencekam setelah warga digegerkan oleh penemuan jenazah bayi yang dibungkus kantong kresek hitam di sebuah saung pinggir jalan, Kamis (16/3/2026), menjelang Lebaran. Bungkusan mencurigakan itu ditemukan dalam kondisi tergeletak, memicu rasa penasaran warga sekitar. Saat dibuka, ternyata di dalamnya terdapat sosok bayi yang […]

expand_less