Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian » Bupati Bondowoso Tegas Bela Petani Tembakau: “Jangan Bunuh Rakyat dengan Regulasi”

Bupati Bondowoso Tegas Bela Petani Tembakau: “Jangan Bunuh Rakyat dengan Regulasi”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 69
  • comment 1 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan nasib petani tembakau di tengah ancaman berbagai regulasi pembatasan industri hasil tembakau yang dinilai dapat memukul perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Gelar Tanam Tembakau Tahun 2026 yang dirangkai dengan pesta rakyat bertajuk “Menanam Harapan Baru dan Menebar Benih Masa Depan” di Bondowoso, (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid mengajak seluruh petani untuk optimistis menghadapi musim tanam tahun ini. Ia berharap hasil panen tembakau Bondowoso melimpah dengan kualitas terbaik dan harga yang menguntungkan petani.

“Semoga hasil tanam tembakau tahun ini diberi keberlimpahan, hasilnya baik, harganya baik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bondowoso yang telah memprakarsai kegiatan tersebut serta menghadirkan berbagai narasumber dari tingkat provinsi hingga pusat, termasuk dari Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia.

Menurutnya, tembakau memiliki peran strategis bagi perekonomian Bondowoso.

Sektor pertanian dan perkebunan menjadi penyumbang terbesar PDRB daerah, mencapai sekitar 28 persen, dan tembakau menjadi salah satu komoditas unggulan yang menopang pendapatan tersebut.

“Aktivitas penanaman tembakau menghidupi sekitar 5.000 petani. Jika dihitung dengan seluruh masyarakat yang terlibat dalam agribisnis tembakau, jumlahnya bisa berlipat-lipat karena bisnis ini melibatkan banyak pihak,” katanya.

Saat ini, luas tanam tembakau di Bondowoso mencapai ribuan hektare dan dikenal memiliki varietas unggulan yang banyak dicari industri rokok nasional karena cita rasanya yang khas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso, Mulyadi, mengungkapkan bahwa luas areal tanaman tembakau di Bondowoso pada tahun 2025 mencapai 8.544,8 hektare.

“Untuk tahun 2026 Insya Allah ada peningkatan, meskipun tidak signifikan karena saat ini sebagian data masih belum masuk dan sebagian petani juga belum melaksanakan pengolahan lahan,” ujarnya.

Mulyadi juga meluruskan terkait isu pengurangan anggaran hingga 50 persen. Menurutnya, pengurangan tersebut tidak berlaku secara keseluruhan, melainkan hanya pada sektor tertentu di bidang pertanian dan tidak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami pemotongan yang sama.

“Pengurangan 50 persen itu khusus untuk yang di pertanian tertentu, bukan keseluruhan. Jadi tidak semua OPD mendapatkan pengurangan seperti itu,” jelasnya.

Di sisi lain, Bupati Abdul Hamid Wahid menyoroti persoalan kualitas fermentasi tembakau yang dinilai mulai tercampur dengan kualitas lain di lapangan sehingga berdampak pada penurunan mutu produk unggulan Bondowoso.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari perusahaan rokok besar, sekitar 30 persen tembakau prioritas asal Bondowoso harus disortir ulang karena persoalan kualitas.

“Kita perlu langkah bersama, termasuk kebijakan pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kualitas agar tembakau Bondowoso tetap menjadi nomor satu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Hamid Wahid juga menyinggung rencana kebijakan pemerintah pusat terkait aturan turunan PP Nomor 28 Tahun 2024 yang dinilai berpotensi mengancam keberlangsungan petani tembakau dan industri hasil tembakau nasional.

Ia mengaku telah lama mengikuti pembahasan regulasi pembatasan kadar tar dan nikotin sejak masih bekerja di DPR RI pada periode 2004–2014.

Menurutnya, dorongan pembatasan tersebut sangat kuat, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun ia menilai pemerintah harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi sebelum menerbitkan aturan baru.

“Kita ingin regulasi itu tidak dikeluarkan sebelum ada solusi. Jangan sampai regulasi justru membunuh masyarakat yang hidup dari tembakau,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti besarnya kontribusi industri hasil tembakau terhadap pendapatan negara yang mencapai sekitar Rp340 triliun atau hampir 10 persen dari total penerimaan negara.

“Di satu sisi tembakau dibatasi, tapi di sisi lain negara juga mengambil manfaat besar dari cukai dan penerimaan sektor ini,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan kepada petani, Pemkab Bondowoso terus menggulirkan berbagai program bantuan, mulai dari bantuan sarana pertanian, penguatan kualitas produksi, hingga perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi kesehatan bagi petani.

Meski demikian, ia mengaku Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Bondowoso mengalami penurunan signifikan, dari sekitar Rp64 miliar menjadi Rp34 miliar.

“Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar daerah penghasil tembakau seperti Bondowoso tetap mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh petani menjaga kualitas tanam dan menerapkan pola budidaya sesuai standar agar tembakau Bondowoso tetap menjadi primadona nasional.

“Mari kita awali musim tanam ini dengan baik, merawat tanaman dengan sungguh-sungguh, dan berharap pemerintah terus memberikan dukungan nyata kepada petani,” pungkasnya

  • Penulis: Redaksi

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso Turun Langsung Tinjau Perbaikan Jalan Rusak di Tamanan

    Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso Turun Langsung Tinjau Perbaikan Jalan Rusak di Tamanan

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan komitmen kuat dalam merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan. Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i turun langsung meninjau sekaligus memantau proses perbaikan jalan rusak di wilayah Kecamatan Tamanan, Bondowoso, (9/3/2026). Kunjungan tersebut juga didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan […]

  • Tak Bawa SPPT? Bapenda Bondowoso Tetap Bantu Bayar PBB, Cukup Lewat J-Connect!

    Tak Bawa SPPT? Bapenda Bondowoso Tetap Bantu Bayar PBB, Cukup Lewat J-Connect!

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menghadirkan kemudahan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kini warga tidak perlu lagi khawatir jika tidak membawa SPPT saat ingin membayar pajak, (5/3/2026). Melalui layanan di stand Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), masyarakat tetap bisa melakukan pembayaran dengan bantuan petugas menggunakan […]

  • SPN Polda Jatim Gelar Maulid Nabi: Teladani Akhlak Rasulullah untuk Wujudkan Polri Presisi

    SPN Polda Jatim Gelar Maulid Nabi: Teladani Akhlak Rasulullah untuk Wujudkan Polri Presisi

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle ***
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, Aspirasi.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Muttaqin, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025). Ratusan personel, pejabat utama, Bhayangkari, serta siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri T.A. 2025 berkumpul dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan penampilan grup hadrah banjari yang dibawakan para […]

  • Bapenda Bondowoso Gelar Rapat Koordinasi TKD dan PBB-P2 di Desa Taman, Perkuat Sinergi Pajak Daerah

    Bapenda Bondowoso Gelar Rapat Koordinasi TKD dan PBB-P2 di Desa Taman, Perkuat Sinergi Pajak Daerah

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle S/A
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bondowoso (Bapenda) Kabupaten Bondowoso menggelar rapat koordinasi terkait Tanah Kas Desa (TKD) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Desa Taman, Kecamatan Grujugan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan desa dalam optimalisasi pendapatan daerah, (13/2/2026). Rapat koordinasi tersebut dihadiri […]

  • AJIB dan Kejari Bondowoso Perkuat Kolaborasi, Bangun Kepercayaan Publik Lewat Keterbukaan Informasi

    AJIB dan Kejari Bondowoso Perkuat Kolaborasi, Bangun Kepercayaan Publik Lewat Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kemitraan antara insan pers dan aparat penegak hukum kembali diperkuat. Aliansi Jurnalis Independen Bondowoso (AJIB) melakukan audiensi sekaligus kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Bondowoso, Selasa (7/7/2026), sebagai upaya membangun kolaborasi yang semakin solid dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Rombongan AJIB diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Dr. David Palapa Duarsa, S.H., […]

  • Kapolri dan Panglima TNI Apresiasi Antusiasme

    Kapolri dan Panglima TNI Apresiasi Antusiasme Warga dalam Upacara HUT RI ke-80

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Tim
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA, Aspirasi.co.id – Rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Minggu (17/8/2025) berlangsung khidmat dan meriah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengapresiasi kelancaran acara serta tingginya partisipasi masyarakat yang hadir langsung di lokasi. Kapolri menyebut momen ini tidak hanya menjadi simbol kebangsaan, tetapi juga bukti […]

expand_less