Distribusi MBG di SDN Sumberwaru 1 Disambut Antusias, Kepala Sekolah: Siswa Lebih Fokus, Orang Tua Terbantu
- account_circle S/A
- calendar_month Kam, 16 Apr 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar

Kepala SDN Sumberwaru 1, Moh Hasani, menyampaikan bahwa sebelum adanya program MBG, kondisi siswa kerap kurang kondusif
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai didistribusikan di SDN Sumberwaru 1, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, membawa perubahan signifikan bagi aktivitas belajar siswa dan rutinitas orang tua.
Kepala SDN Sumberwaru 1, Moh Hasani, menyampaikan bahwa sebelum adanya program MBG, kondisi siswa kerap kurang kondusif, (16/4/2026).
Banyak siswa datang ke sekolah dalam keadaan belum sarapan, sehingga berdampak pada konsentrasi dan kedisiplinan selama proses belajar mengajar.
“Dulu, anak-anak sering keluar masuk kelas hanya untuk membeli makanan. Itu cukup mengganggu kegiatan belajar. Bahkan ada yang belum makan dari rumah,” ungkapnya.
Namun, sejak program MBG berjalan, situasi tersebut berubah drastis. Siswa kini datang ke sekolah dengan lebih siap dan tidak lagi terganggu oleh rasa lapar.
Terlebih bagi siswa kelas tinggi, makanan yang diberikan langsung dikonsumsi dengan tertib.
“Alhamdulillah, setelah adanya MBG, anak-anak lebih fokus. Mereka tidak lagi keluar masuk kelas. Ini sangat membantu kami sebagai tenaga pendidik dalam menjaga suasana belajar tetap kondusif,” jelasnya.
Tak hanya berdampak pada siswa, program ini juga memberikan manfaat besar bagi para orang tua. Banyak wali murid yang kini tidak lagi terbebani menyiapkan sarapan di pagi hari, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan bekerja.
“Ada orang tua yang bekerja sejak pagi, bahkan ada yang merantau ke luar daerah seperti Kalimantan. Dengan adanya MBG, mereka merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi khawatir soal sarapan anak,” tambah Hasani.
Ia juga menilai program ini memberikan dampak positif terhadap kondisi fisik dan psikologis siswa. Anak-anak terlihat lebih bersemangat, lebih percaya diri, dan memiliki energi yang cukup untuk mengikuti pelajaran.
“Yang paling terlihat, anak-anak sekarang lebih bersemangat. Mereka sudah yakin akan mendapatkan makan, sehingga tidak ada lagi rasa khawatir atau gelisah saat belajar,” katanya.
Pihak sekolah berharap program MBG ini dapat terus berlanjut dan tidak mengalami pengurangan, mengingat dampaknya yang sangat dirasakan baik oleh siswa maupun orang tua.
“Kalau sampai program ini berkurang, tentu akan ada perubahan lagi dalam kehidupan rumah tangga dan sekolah. Kami sangat berharap ini bisa terus berjalan karena manfaatnya nyata,” pungkasnya.
Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak usia sekolah, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat dan produktif.
Dengan keberhasilan yang mulai dirasakan di SDN Sumberwaru 1, program ini diharapkan dapat terus diperluas dan menjadi solusi nyata dalam mendukung pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Bondowoso.
- Penulis: S/A



Saat ini belum ada komentar