Kades Gadingsari Abdul Holis Tegaskan Tak Ada Permainan Harga: Pupuk Subsidi Wajib Sesuai HET Kementan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 28 Okt 2025
- visibility 159
- comment 0 komentar

BERITA : Pernyataan itu disampaikan dalam rapat bersama ketua kelompok tani dan pengelola kios resmi penyalur pupuk di Balai Desa Gadingsari, Selasa (22/10/2025).
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kepala Desa Gadingsari, Kecamatan Binakal, Abdul Holis, menegaskan pentingnya ketertiban dan kejujuran dalam penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani di wilayahnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam rapat bersama ketua kelompok tani dan pengelola kios resmi penyalur pupuk di Balai Desa Gadingsari, Selasa (22/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Holis mengingatkan bahwa harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi wajib mengikuti ketentuan terbaru dari Kementerian Pertanian (Kementan) per 22 Oktober 2025.
Ia menegaskan tak boleh ada pihak yang mencari keuntungan di luar aturan, sebab subsidi pupuk merupakan hak petani yang dijamin negara.
“Harga pupuk subsidi sudah diatur oleh Kementan. Jangan ada yang bermain harga. Kita ingin petani benar-benar merasakan manfaat dari program pemerintah ini,” tegas Holis di hadapan peserta rapat.
Adapun HET pupuk bersubsidi yang berlaku antara lain:
Pupuk Urea 5 Kg: Rp 90.000
Pupuk NPK Ponska 5 Kg: Rp 92.000
Holis juga mengingatkan para kios penyalur agar menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses distribusi. Data penerima pupuk harus sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah diverifikasi, sehingga penyaluran tepat sasaran dan bebas dari praktik curang.
“Semua harus terbuka. Petani harus tahu berapa jatahnya, berapa harga resminya, dan kapan jadwal penyalurannya. Jangan sampai muncul keluhan karena harga tidak sesuai atau pupuk terlambat,” ujarnya.
Selain itu, Holis menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, petugas penyuluh pertanian (PPL), dan aparat keamanan dalam melakukan pengawasan di lapangan.
Menurutnya, pengawasan berlapis akan memperkuat sistem dan mencegah penyimpangan distribusi.
“Kalau semua pihak bergerak bersama, saya yakin pupuk akan tersalurkan dengan tepat. Kita ingin petani sejahtera, bukan terbebani,” ungkapnya.
Menutup rapat, Kepala Desa Gadingsari itu mengingatkan agar semua pihak menjaga integritas dan komitmen dalam menjalankan aturan.
Ia berharap para petani dapat menanam dengan tenang dan meraih hasil panen yang lebih baik berkat dukungan pupuk bersubsidi yang tersalurkan dengan benar.
*Subsidi ini wujud nyata kepedulian negara. Tugas kita memastikan manfaatnya sampai ke tangan yang berhak,” pungkas Abdul Holis.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar