Slamet Yantoko Gaspol, PBJT Jadi Andalan PAD Bondowoso
- account_circle Redaksi
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

Bapenda bersama pelaku usaha membahas berbagai upaya agar pengelolaan PBJT dapat berjalan secara lebih efektif, transparan, dan berkeadilan
BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
salah satunya melalui peningkatan penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dari sektor perhotelan dan restoran, (11/9/26).
Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang digelar di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Bapenda dengan para pelaku usaha, khususnya sektor perhotelan dan restoran.
Kepala Bapenda Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, FGD tersebut menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai kewajiban perpajakan daerah.
Menurutnya, optimalisasi penerimaan pajak tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga membutuhkan sinergi dan kepatuhan dari seluruh pihak yang terlibat.
Melalui forum tersebut, Bapenda bersama pelaku usaha membahas berbagai upaya agar pengelolaan PBJT dapat berjalan secara lebih efektif, transparan, dan berkeadilan.
“Sinergi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha sangat penting dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah,” kata Slamet Yantoko.
Bapenda berharap pemahaman yang semakin baik mengenai PBJT dapat mendorong kepatuhan para pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Dengan demikian, potensi penerimaan dari sektor perhotelan dan restoran dapat tergali secara optimal dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD Bondowoso.
Peningkatan PAD tersebut pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
FGD ini sekaligus menjadi langkah Bapenda untuk membangun pola pengelolaan pajak daerah yang mengedepankan kolaborasi, transparansi, kepatuhan, dan optimalisasi potensi pendapatan daerah.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar