Dewan Pendidikan Soroti Lima Isu Strategis, Desak Percepatan Penataan Kepala Sekolah di Bondowoso
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Ketua Dewan Pendidikan Bondowoso, Dr. Suheri, M.Pd.I.,
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Dewan Pendidikan Kabupaten Bondowoso menggelar audiensi dengan Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, di Pendopo Raden Bagus Asra, Senin (27/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan strategis yang dinilai menjadi tantangan utama dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bondowoso.
Audiensi dipimpin Ketua Dewan Pendidikan Bondowoso, Dr. Suheri, M.Pd.I., bersama jajaran anggota Dewan Pendidikan dan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso.
Pertemuan difokuskan pada penguatan tata kelola pendidikan sekaligus percepatan penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini menjadi pekerjaan rumah sektor pendidikan.
Ketua Dewan Pendidikan Bondowoso, Dr. Suheri, mengungkapkan sedikitnya terdapat lima isu strategis yang menjadi perhatian bersama, yakni sistem zonasi, regrouping atau penggabungan sekolah, penataan kepala sekolah dan pelaksana tugas (Plt), kaderisasi calon kepala sekolah, serta penyesuaian regulasi terkait pengangkatan kepala sekolah.
“Yang pertama terkait zonasi, kemudian regrouping, penataan kepala sekolah maupun Plt kepala sekolah. Saat ini memang masih cukup banyak persoalan, baik dari sisi kaderisasi, perubahan regulasi, maupun banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun,” ujar Suheri.
Menurutnya, persoalan kepala sekolah menjadi isu paling mendesak karena kualitas penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan oleh kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan. Oleh sebab itu, diperlukan langkah yang cepat, terukur, dan berkelanjutan untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.
Dewan Pendidikan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyusun surat edaran atau regulasi yang dapat menjadi pedoman dalam proses pengangkatan kepala sekolah agar berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
“Mutu pendidikan itu kuncinya ada pada kepala sekolah. Persoalannya bukan hanya tata kelola dan manajerial, tetapi juga ada regulasi baru, persoalan warisan dari masa sebelumnya, ketersediaan sumber daya manusia, hingga keterbatasan anggaran. Semua itu harus diurai satu per satu,” tegasnya.
Suheri menjelaskan, Dewan Pendidikan memiliki fungsi memberikan pertimbangan sekaligus melakukan kontrol terhadap kebijakan pendidikan.
Dalam menjalankan fungsi tersebut, Dewan Pendidikan turut terlibat bersama pemerintah daerah dalam berbagai pembahasan strategis, termasuk terkait pemberhentian, promosi, dan penataan jabatan kepala sekolah.
Ia menilai kebijakan yang selama ini ditempuh Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso telah berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
“Yang kami amati sebagai bagian dari kontrol terhadap kebijakan pendidikan di Kabupaten Bondowoso, sejauh ini kebijakan yang dilakukan sudah melalui proses yang sesuai regulasi dan aturan yang berlaku,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan setiap keputusan terkait kepala sekolah harus didasarkan pada akar persoalannya.
Apabila berkaitan dengan pelanggaran, maka penyelesaiannya harus mengacu pada kode etik dan ketentuan yang berlaku.
Sementara persoalan masa jabatan maupun kebutuhan organisasi memiliki mekanisme tersendiri sesuai regulasi.
Selain membahas tata kelola pendidikan, audiensi juga menyoroti pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Bondowoso melalui peningkatan program beasiswa dan berbagai kebijakan pendukung lainnya.
Menurut Suheri, peningkatan angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah masih menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“PR pendidikan di Bondowoso masih berkaitan dengan angka lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Ini yang masih perlu terus didorong,” pungkasnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari komitmen Dewan Pendidikan dalam menjalankan fungsi pertimbangan, pengawasan, dan penguatan kebijakan pendidikan guna mewujudkan tata kelola pendidikan yang lebih efektif, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia di Kabupaten Bondowoso.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar