Tiga Rumah Ludes Terbakar di Botolinggo, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
- account_circle Malik
- calendar_month 2 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Warga sekitar baru mengetahui setelah api terlihat membesar dari area kandang.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Dumas, RT 09/RW 14, Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Senin (27/7/2027) sekitar pukul 12.30 WIB.
Sedikitnya tiga rumah, empat kandang, dan dua dapur hangus dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil asesmen petugas, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Saat kejadian, rumah yang menjadi titik awal kebakaran dalam keadaan kosong.
Warga sekitar baru mengetahui setelah api terlihat membesar dari area kandang.
Melihat kobaran api yang semakin membesar, warga bergegas menyelamatkan ternak sapi yang berada di kandang.
Namun, api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan tiga rumah beserta sejumlah bangunan pendukung.
Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi Damkar Bondowoso.
Kasatpol PP Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, mengatakan petugas segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan pada pukul 13.56 WIB.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan dilanjutkan proses pendinginan agar api tidak kembali menyala. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Aries Agung Sungkowo.
Dalam penanganan kejadian ini, Damkar Bondowoso mengerahkan satu unit Water Supply, satu unit Rescue, dan satu unit Carcentro. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan di lokasi sebelum kembali ke Markas Komando Damkar.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp150 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Proses penanganan kebakaran turut melibatkan personel Damkar Bondowoso, Polsek Botolinggo, staf Kecamatan Botolinggo, serta masyarakat setempat yang bergotong royong membantu proses pemadaman.
- Penulis: Malik


Saat ini belum ada komentar