Festival Literasi Bondowoso 2026 Resmi Dibuka, Bupati Abdul Hamid Wahid: Jadikan Membaca Budaya Sehari-hari
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di era modern.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan budaya literasi. Upaya tersebut diwujudkan dengan pembukaan Pameran dan Festival Literasi Kabupaten Bondowoso 2026 yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bondowoso, Senin (27/7/2026).
Festival yang berlangsung hingga 31 Juli 2026 itu dibuka langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama Bunda Literasi Daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bondowoso 2025–2029 dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan dan penguatan karakter masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di era modern.
“Penguatan budaya membaca dan literasi moral adalah langkah penting menuju pembentukan sumber daya manusia Kabupaten Bondowoso yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. Literasi menjadi investasi jangka panjang untuk masa depan daerah,” kata Abdul Hamid Wahid.
Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyambut baik peluncuran gerakan Menuju Bondowoso Berkah, sebuah inisiatif yang diharapkan mampu memperluas budaya membaca hingga ke seluruh lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, hingga komunitas.
Menurutnya, festival literasi menjadi ruang belajar yang menyenangkan, fleksibel, dan inklusif bagi generasi muda untuk meningkatkan wawasan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya membaca sejak usia dini.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Festival Literasi yang diselenggarakan pada 27 hingga 31 Juli 2026. Mari manfaatkan kegiatan ini untuk memperoleh pengetahuan, meningkatkan kreativitas, memperluas wawasan, dan yang terpenting menjadikan membaca sebagai budaya yang kita lakukan setiap hari,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka Pameran dan Festival Literasi Kabupaten Bondowoso 2026 dengan mengucapkan basmalah sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bondowoso, Dra. Nunung Setya Ningsih, menjelaskan bahwa Festival Literasi merupakan agenda tahunan yang dirancang sebagai salah satu strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya baca masyarakat.
Menurutnya, literasi tidak dapat dibangun oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Festival Literasi merupakan salah satu upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk meningkatkan budaya baca, memperluas akses informasi, serta menumbuhkan kreativitas dan kecintaan masyarakat terhadap literasi. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas literasi, penerbit, penulis, media, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Nunung.
Ia menyebutkan penyelenggaraan festival memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain meningkatkan minat baca masyarakat di semua kelompok usia, memperkenalkan koleksi dan layanan perpustakaan kepada masyarakat, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat kecakapan literasi melalui berbagai kegiatan edukatif, hingga membangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, media, dan komunitas.
Selain itu, festival juga menjadi ruang bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, serta masyarakat umum untuk menampilkan karya, prestasi, dan inovasi di bidang literasi.
Mengusung tema “Bondowoso Cinta Literasi Menuju Bondowoso Berkah”, festival tahun ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan interaktif.
Di antaranya pameran literasi, wisata literasi, lomba mewarnai, lomba Sang Juara, ngobrol literasi bersama Bupati dan Bunda Literasi Daerah, bedah buku Viking The Sailing karya dr. Celine Wijaya, talkshow bersama wakil rakyat, hingga kegiatan mendongeng bersama komunitas pendongeng.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga telah menggelar sejumlah perlombaan sebagai rangkaian pra-festival, seperti Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Bondowoso, lomba resensi buku berbasis koleksi perpustakaan, serta lomba perpustakaan desa. Para pemenang diumumkan pada pembukaan festival.
Festival Literasi Kabupaten Bondowoso 2026 melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai siswa TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga komunitas literasi. Pameran literasi berlangsung sejak 25 Juli hingga 9 Agustus 2026, sedangkan Festival Literasi digelar pada 27–31 Juli 2026 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bondowoso.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap budaya membaca semakin mengakar di tengah masyarakat dan menjadi fondasi lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, serta mampu membawa Bondowoso menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.
- Penulis: S/A/lik


Saat ini belum ada komentar