Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kopi Ijen Bondowoso Diakui Dunia, Produksi Taiwan Tetap Cantumkan Asal Indonesia

Kopi Ijen Bondowoso Diakui Dunia, Produksi Taiwan Tetap Cantumkan Asal Indonesia

  • account_circle Tim
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 242
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kopi Arabika Ijen dari Bondowoso kembali menorehkan prestasi internasional. Sebuah perusahaan kopi di Taiwan meluncurkan produk spesialti dengan label

“Ijen Bondowoso, Indonesia” sebagai asal biji, meski seluruh proses produksi dilakukan di Taiwan.

Penggunaan identitas geografis ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bukti pengakuan atas mutu dan reputasi global kopi Ijen.

Dengan cita rasa khas bernuansa fruity, tingkat keasaman seimbang, dan body medium, kopi asal lereng Gunung Ijen tersebut semakin digemari pasar internasional, khususnya di Asia Timur.

Pencantuman nama geografis itu juga selaras dengan status Indikasi Geografis (IG) yang telah dimiliki kopi Ijen.

IG adalah perlindungan hukum terhadap produk yang memiliki keunikan karena faktor lingkungan asalnya.

Ketua DPRD Bondowoso, Achmad Dhafir, menilai fenomena ini sebagai sinyal positif.

“Ketika negara lain mencantumkan nama geografis Indonesia, itu berarti kopi kita punya nilai jual berbasis identitas. Namun, petani dan pengusaha lokal juga harus memperkuat rantai nilai agar tidak hanya berhenti sebagai pemasok bahan baku,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Meski membanggakan, ada tantangan besar. Nilai tambah ekonomi masih lebih banyak berpindah ke luar negeri karena proses pascapanen hingga roasting dilakukan di sana.

Karena itu, pemerintah daerah bersama UMKM di sektor kopi didorong meningkatkan kapasitas produksi, pengolahan, dan branding agar kopi Ijen bisa dipasarkan secara mandiri oleh anak bangsa.

“Kita harus bangga, tapi sekaligus mawas diri. Pengakuan internasional wajib diimbangi peningkatan kualitas di seluruh rantai produksi lokal,” tegas Dhafir.

Untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing kopi Arabika Ijen di kancah global, sinergi antara petani, koperasi, eksportir, dan pemerintah mutlak diperlukan.

Inovasi pascapanen, sertifikasi mutu, serta promosi digital menjadi kunci menjaga konsistensi kualitas dan identitas kopi Bondowoso.

Fenomena kopi Bondowoso yang diproduksi di Taiwan namun tetap menonjolkan asal Indonesia menjadi refleksi pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, penguatan produk unggulan daerah, dan pendampingan berkelanjutan bagi petani kopi lokal.

  • Penulis: Tim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Kualitas dan Kebersihan Program MBG

    Itwasda Polda Jatim Awasi SPPG Polres Gresik, Pastikan Kualitas dan Kebersihan Program MBG

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle ***
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Gresik, Aspirasi.co.id – Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jawa Timur terus memperkuat fungsi pengawasan dan asistensi terhadap pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah jajarannya. Salah satu yang menjadi fokus kali ini adalah SPPG Polres Gresik yang berlokasi di Buyos Yosowilangon, Kecamatan Manyar. Kegiatan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan program Makanan Bergizi (MBG) Polri […]

  • Peristiwa ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB, ketika sapi yang baru dibeli oleh P. Doni (70) mendadak mengamuk dan menabrak kaca di depan rumahnya

    Heboh! Sapi 7 Kwintal Jatuh ke Sumur di Bondowoso

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bondowoso berhasil mengevakuasi seekor sapi seberat sekitar 7 kwintal yang jatuh ke dalam sumur sedalam kurang lebih 8 meter di Desa Kidul Sawah, Kecamatan Tamanan, pada Sabtu malam (4/10/2025). Peristiwa ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB, ketika sapi yang baru dibeli oleh P. Doni (70) mendadak mengamuk […]

  • Polisi Turun ke Sawah, Polsek Klabang Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Polisi Turun ke Sawah, Polsek Klabang Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Malik
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Bukan hanya menjaga keamanan, Polri juga turun langsung ke sektor pertanian. Polsek Klabang, Polres Bondowoso, menggelar aksi “Polisi Menanam Jagung” sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kegiatan yang berlangsung Selasa (11/8/2026) itu dipusatkan di areal persawahan Desa Sumbersuko, Kecamatan Klabang. Sebanyak bibit jagung ditanam di lahan milik […]

  • Polres Lumajang Kepung Laju Api di Ranupani, Sekat Bakar Dipasang Cegah Karhutla TNBTS Merembet

    Polres Lumajang Kepung Laju Api di Ranupani, Sekat Bakar Dipasang Cegah Karhutla TNBTS Merembet

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    LUMAJANG, ASPIRASI.CO.ID – Kobaran api yang membakar kawasan hutan di Blok Jantur, Kabupaten Probolinggo, terus diantisipasi agar tidak merembet ke wilayah Kabupaten Lumajang. Polres Lumajang Polda Jatim bersama BPBD Kabupaten Lumajang, petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), serta masyarakat bergerak cepat memperkuat pertahanan di kawasan perbatasan Desa Ranupani dan Desa Argosari, Kecamatan Senduro. Langkah […]

  • Longsor Terjang Pakem, BPBD Bondowoso Gerak Cepat Lakukan Penanganan

    Longsor Terjang Pakem, BPBD Bondowoso Gerak Cepat Lakukan Penanganan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bondowoso bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Jumat (20/2/2026) malam. Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tanah yang labil diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor di sejumlah titik. Enam […]

  • Menanti Dana yang Tak Kunjung Cair: 14 Desa di Bondowoso Terhambat Sistem dan Administras

    Menanti Dana yang Tak Kunjung Cair: 14 Desa di Bondowoso Terhambat Sistem dan Administras

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Sebanyak 14 desa di Kabupaten Bondowoso hingga kini belum mencairkan Dana Desa (DD) tahap kedua. Jika hingga akhir tahun dana tersebut tak juga dicairkan, maka akan berpotensi menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa). Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso menyebutkan, ke-14 desa tersebut antara lain Tanahwulan, Pakuniran, dan Penanggungan […]

expand_less