Sosialisasi Operasi Zebra Polres Malang Mendadak Jadi Panggung Super Hero
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 22 Nov 2025
- visibility 152
- comment 0 komentar

BERITA POLRI : Bukan karena razia berskala besar, melainkan aksi kreatif Satlantas Polres Malang yang turun ke jalan dengan kostum super hero.
Malang, Aspirasi.co.id – Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 di Kabupaten Malang mendadak menjadi tontonan menarik. Bukan karena razia berskala besar, melainkan aksi kreatif Satlantas Polres Malang yang turun ke jalan dengan kostum super hero.
Pada Kamis pagi (20/11/2025), suasana di Simpang Empat Kepanjen berubah seperti arena cosplay. Sejumlah personel polisi tampil menjadi karakter robot hingga Pokemon, lengkap dengan gaya khasnya, sambil menyapa para pengendara yang berhenti di lampu merah.
Tak butuh waktu lama, aksi nyentrik itu menjadi pusat perhatian. Pengendara langsung mengeluarkan ponsel mereka untuk mengabadikan momen yang tak biasa antara polisi dan masyarakat itu—kombinasi lucu, ramah, sekaligus sarat edukasi.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menjelaskan bahwa pendekatan kreatif ini sengaja dihadirkan agar pesan tertib lalu lintas dapat diterima lebih ringan dan menyenangkan.
“Dengan peragaan cosplay, masyarakat tidak merasa tegang saat bertemu polisi. Ini cara kami mendekatkan diri, terutama ke anak-anak dan generasi muda,” ujar AKP Chelvin.
Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis adalah kunci dalam Operasi Zebra Semeru 2025, yang bertujuan menekan pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
“Kami ingin edukasi keselamatan bisa masuk lewat cara yang fun. Kalau mereka senang, kesadaran tertib lalu lintas tumbuh dengan sendirinya,” tambahnya.
Sambil membagikan imbauan keselamatan, para “pahlawan jalan raya” ini juga mengingatkan pengendara yang masih abai, seperti tidak memakai helm atau berhenti melewati marka.
Sebagai informasi, Operasi Zebra Semeru 2025 berlangsung 17–30 November, dengan penekanan pada tindakan preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara humanis. Mekanisme tilang mengandalkan ETLE serta penindakan manual untuk pelanggaran kasat mata.
“Kegiatan sosialisasi kreatif ini akan terus kami lakukan selama operasi berlangsung,” tutup AKP Chelvin.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar