Bapenda Bondowoso Resmi Luncurkan SPPT Digital 2026, Pembayaran PBB-P2 Kini Berbasis QRIS
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 8 Apr 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar

Bapenda juga terus melakukan pendataan terhadap objek pajak baru guna memperluas basis penerimaan daerah
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Inovasi pelayanan publik kembali ditunjukkan oleh Bapenda Bondowoso. Memasuki tahun 2026, instansi ini resmi meluncurkan sekaligus mulai mencetak Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berbasis digital.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan menuju sistem yang lebih modern, cepat, dan transparan, (8/4/2026).
Tidak hanya itu, sistem pembayaran pajak kini juga telah terintegrasi dengan metode digital berbasis QRIS, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja.
Kepala Bapenda Bondowoso, Slamet Yantoko, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Mulai tahun 2026, SPPT PBB-P2 kami hadirkan dalam format digital dan pembayaran sudah bisa menggunakan QRIS. Kami berharap ini bisa memberikan kemudahan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembayaran pajak daerah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bapenda juga terus melakukan pendataan terhadap objek pajak baru guna memperluas basis penerimaan daerah.
Upaya ini dilakukan secara kolaboratif, termasuk melibatkan peran aktif tim Srikandi PAD yang turut berkontribusi dalam optimalisasi pendapatan daerah.
Slamet Yantoko juga mengimbau kepada masyarakat Bondowoso agar tidak ragu untuk berkonsultasi apabila mengalami kendala atau membutuhkan informasi terkait pajak.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi. Silakan datang langsung ke kantor Bapenda Bondowoso, kami siap melayani,” tambahnya.
Dengan diluncurkannya SPPT digital berbasis QRIS ini, diharapkan sistem perpajakan di Bondowoso semakin transparan, efisien, dan akuntabel.
Selain itu, inovasi ini juga diharapkan membawa keberkahan serta kesuksesan dalam peningkatan penerimaan PBB-P2 demi pembangunan daerah yang lebih maju.
Bapenda Bondowoso optimis, melalui transformasi digital ini, ke depan pelayanan pajak akan semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar