Kapolres Aryo Dukung Pembangunan Yonif TP Bondowoso, Perkuat Pertahanan dan Buka Peluang Ekonomi Baru
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., saat mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.,
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Bondowoso mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran Polres Bondowoso.
Kehadiran satuan baru TNI tersebut dinilai tidak hanya akan memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., saat mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., meninjau lokasi rencana pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/6/2026).
Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bondowoso KH As’ad Yahya Syafi’i, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, jajaran Forkopimda, pejabat Kodam V/Brawijaya, Perhutani, serta instansi terkait lainnya.
Lokasi yang disiapkan untuk pembangunan Yonif TP berada di kawasan Hutan Perhutani KPH Bondowoso, BKPH Sumberwringin, RPH Kluncing, Petak 29B dengan luas mencapai 51,83 hektare.
Kawasan tersebut dinilai strategis karena berada di jalur penghubung Bondowoso–Banyuwangi dan didukung fasilitas umum yang memadai.
Dalam pemaparannya, Dandim 0822 Bondowoso menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP akan dilakukan secara bertahap.
Tahap awal meliputi pembangunan barak prajurit, dapur, serta garasi alat berat, sebelum dikembangkan menjadi kompleks satuan lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyebut lokasi tersebut sangat ideal untuk mendukung kepentingan pertahanan negara sekaligus pembangunan daerah.
Menurutnya, kehadiran sekitar 600 personel nantinya akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.
“Keberadaan satu batalyon mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga miliaran rupiah setiap bulan. Kebutuhan pangan, jasa, transportasi, hingga sektor usaha lainnya akan melibatkan masyarakat setempat,” ungkap Pangdam.
Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa pembangunan Yonif TP merupakan langkah strategis yang akan memberikan manfaat luas bagi daerah.
“Kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan di Bondowoso bukan hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga menjadi pendorong pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan keamanan yang kondusif serta kemajuan bersama,” tegas Kapolres.
Ia juga memastikan Polres Bondowoso siap mendukung seluruh tahapan pembangunan agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Rencana pembangunan Yonif TP yang diusulkan bernama “Tunggul Hulung” ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat ketahanan wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Dengan kolaborasi seluruh elemen, keberadaan Yonif TP di Bondowoso diyakini akan menghadirkan manfaat nyata bagi keamanan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: S/A/lik


Saat ini belum ada komentar