Rapat Paripurna DPRD, Bupati Bondowoso Beber Strategi Dongkrak Investasi dan Perkuat Perumdam
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Target investasi ditetapkan sebesar Rp1,279 triliun dan hingga triwulan pertama telah terealisasi sekitar Rp29 miliar.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, menyampaikan tanggapan dan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bondowoso terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi serta Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Ijen Tirta Bondowoso, dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (25/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bondowoso atas berbagai masukan, saran, dan dukungan yang diberikan terhadap dua Raperda strategis tersebut.
“Pemandangan umum fraksi akan menjadi bahan masukan dan pertimbangan penting dalam proses pembahasan Raperda demi mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik,” ujar Bupati.
Terkait Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang sehat, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat lokal, khususnya pelaku UMKM.
Pemkab Bondowoso memastikan keberpihakan terhadap UMKM dan ekonomi lokal telah diatur dalam sejumlah pasal, termasuk kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal serta bahan baku lokal guna memperkuat pemerataan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan mekanisme pengawasan terhadap investasi yang berpotensi menimbulkan konflik sosial maupun ketimpangan di masyarakat.
Penguatan pelayanan publik dan kepastian hukum investasi juga terus dilakukan melalui optimalisasi Mal Pelayanan Publik.
Dalam pemaparannya, Bupati juga mengungkapkan capaian investasi daerah beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2023, realisasi investasi mencapai sekitar Rp5,2 triliun atau 238 persen dari target yang ditetapkan. Sementara tahun 2024, target investasi sebesar Rp1,9 triliun dengan realisasi sekitar Rp654 miliar.
Sedangkan pada tahun 2025, target investasi sebesar Rp1,278 triliun dengan capaian realisasi sekitar Rp667 miliar.
Untuk tahun 2026, target investasi ditetapkan sebesar Rp1,279 triliun dan hingga triwulan pertama telah terealisasi sekitar Rp29 miliar.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus melakukan berbagai upaya guna meningkatkan capaian investasi daerah,” tegasnya.
Sementara itu, terkait Raperda Penyertaan Modal Daerah kepada Perumdam Ijen Tirta Bondowoso, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan, baik dari sisi manajemen, keuangan, SDM, maupun pelayanan, guna mewujudkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Pengawasan akan diperkuat melalui peran Inspektorat, auditor eksternal seperti BPKP dan Kantor Akuntan Publik (KAP), serta optimalisasi fungsi Satuan Pengawas Internal (SPI) dan Dewan Pengawas.
Pemerintah daerah juga memastikan penyertaan modal kepada Perumdam Ijen Tirta akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, Pemkab Bondowoso mendorong Perumdam untuk mengoptimalkan pengelolaan aset serta meningkatkan pelayanan air bersih, khususnya bagi wilayah terdampak kekeringan melalui distribusi air menggunakan truk tangki.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan terhadap proses pembentukan Raperda tersebut.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ridho, taufiq dan hidayah-Nya sehingga penyelenggaraan pemerintahan ke depan dapat berjalan sesuai harapan bersama,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar