Bromo Bersih, Wisata Makin Bergengsi: Kolaborasi Besar Jaga Ikon Alam Jawa Timur
- account_circle Malik
- calendar_month Sen, 16 Feb 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar

Kegiatan kolaboratif ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan simbol kuat kepedulian bersama
Probolinggo, Aspirasi.co.id – Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi sorotan lewat aksi kerja bakti massal yang menyatukan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata.
Kegiatan kolaboratif ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan simbol kuat kepedulian bersama dalam menjaga ikon wisata kebanggaan Jawa Timur.
Polres Probolinggo Polda Jatim bergandengan tangan dengan TNI, pelaku usaha wisata, Forum Sahabat Gunung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pengelola hotel, sopir jeep wisata, hingga pedagang asongan untuk membersihkan sejumlah titik strategis kawasan Bromo, Sabtu (14/2/2026).
Aksi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus langkah nyata merawat kelestarian alam dan meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Area yang menjadi sasaran meliputi jalur menuju lautan pasir, bentangan pasir utama, Lembah Watangan, hingga kawasan sakral Pura Luhur Poten.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan kekuatan sinergi lintas sektor.
“Menjaga kebersihan dan kelestarian Bromo adalah tanggung jawab bersama. Ketika semua pihak bergerak, dampaknya akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebersihan kawasan wisata berbanding lurus dengan citra daerah dan denyut ekonomi masyarakat.
“Lingkungan yang terawat membuat wisatawan nyaman. Efeknya dirasakan langsung oleh pelaku usaha — dari hotel, transportasi wisata, hingga pedagang kecil,” imbuhnya.
Melalui kerja bakti ini, seluruh peserta menyatakan komitmen mendukung gerakan Indonesia Asri sekaligus mengajak wisatawan lebih peduli terhadap lingkungan.
Pengunjung diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas umum, serta selalu memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata.
Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi aksi bersama tersebut sebagai langkah konkret menjaga ekosistem kawasan konservasi.
“Ratusan peserta berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap. Ini bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama,” katanya.
Para pelaku usaha wisata pun berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin, terutama saat musim liburan ketika jumlah pengunjung meningkat tajam.
Dengan semangat kebersamaan, aksi ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi budaya kolektif untuk merawat keindahan Bromo — warisan alam yang harus dijaga demi generasi mendatang.
- Penulis: Malik


Saat ini belum ada komentar