Bupati Abdul Hamid Wahid Apresiasi Festival Ramadan 1447 H, Dorong UMKM Bondowoso Naik Kelas
- account_circle S/A
- calendar_month Jum, 20 Feb 2026
- visibility 90
- comment 0 komentar

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap Festival Ramadan 1447 H mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Momentum memasuki tahun kedua pemerintahan, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan sektor UMKM melalui berbagai program strategis, salah satunya Festival Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilainya sebagai langkah positif untuk menghidupkan ekosistem UMKM di Bondowoso.
“Momentum kita menjejak tahun kedua pemerintahan ini adalah tanda-tanda kebaikan dan keberkahan. Program seperti ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi trigger dan momentum untuk mendorong serta membina UMKM agar semakin berkembang,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat mata rantai ekonomi lokal, meningkatkan kualitas jejaring, serta mendorong UMKM memenuhi berbagai standar industri, mulai dari standar halal, kesehatan, hingga standar mutu lainnya.
“UMKM kita harus naik kelas. Tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. Kita ingin membangun jejaring yang kokoh, sehingga pasar pertama dinikmati UMKM kita sendiri, lalu berkembang ke level yang lebih besar,” tegasnya.
300 UMKM Ramaikan Festival Ramadan
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Bondowoso, Ergiar, dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Ramadan 1447 H merupakan bentuk sinergi Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati.
Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun RBA Bondowoso ini berlangsung mulai 18 Februari hingga 18 Maret 2026, setiap hari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
Sebanyak kurang lebih 300 UMKM turut ambil bagian, menampilkan beragam produk mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga fashion.
Tak hanya itu, festival juga dimeriahkan dengan:
Penampilan seni budaya pelajar dari 63 sekolah (SD, SMP, SMA/SMK, MI, MTs, dan MA).
Pameran lukisan swadaya yang melibatkan seniman dari Bondowoso, Jember, dan Lumajang.
Kegiatan keagamaan dan budaya untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Menurut Ergiar, festival ini bukan hanya ajang promosi produk UMKM, tetapi juga sarana melestarikan nilai-nilai agama dan budaya Islam sekaligus meningkatkan citra pariwisata Bondowoso.
Target Omzet Tembus Rp10 Miliar
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, terjadi peningkatan kunjungan sekitar 30 persen dibanding hari biasa, dengan total omzet UMKM mencapai Rp6–7 miliar selama satu bulan penyelenggaraan.
“Tahun ini kami optimistis omzet bisa meningkat, bahkan menargetkan hingga Rp10 miliar,” ungkapnya.
Selain itu, dalam festival ini juga dilakukan pemutakhiran data ekonomi UMKM sebagai dasar penyusunan kebijakan pembinaan yang lebih tepat sasaran ke depan.
Dengan kolaborasi dan dukungan seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap Festival Ramadan 1447 H mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi UMKM Bondowoso di tingkat regional maupun nasional.
- Penulis: S/A


Saat ini belum ada komentar