Bupati Bondowoso Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tegaskan Kolaborasi dan Reformasi Birokrasi
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

Bupati Abd. Hamid Wahid menegaskan bahwa keberhasilan otonomi daerah tidak lepas dari sinergi seluruh elemen.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Abd. Hamid Wahid memimpin langsung upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Senin (27/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati bertindak sebagai inspektur upacara.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, upacara dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, serta peserta dari unsur ASN, TNI, Polri, BUMN, hingga korps musik Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat otonomi daerah, mengingatkan kembali perjalanan panjang desentralisasi sebagai fondasi pembangunan daerah di Indonesia.
Dalam amanatnya, Bupati Abd. Hamid Wahid menegaskan bahwa keberhasilan otonomi daerah tidak lepas dari sinergi seluruh elemen.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, hingga insan pers yang selama ini turut berkontribusi.
“Kolaborasi dan partisipasi aktif adalah kunci untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti tiga pilar utama penguatan otonomi daerah, yakni peningkatan kapasitas SDM aparatur, penguatan keuangan daerah, serta reformasi birokrasi berbasis kelembagaan yang adaptif.
“Semangat otonomi daerah harus menjadi motor penggerak menuju pemerintahan yang efektif dan berdaya saing,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi kinerja, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan piagam penghargaan hasil evaluasi Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) tahun 2025 kepada Kecamatan Sukosari, Wonosari, Tegalampel, Curahdami, dan Klabang.
Selain itu, Palang Merah Indonesia Bondowoso menerima sertifikat akreditasi dari Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Kesehatan.
Upacara ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mendorong pemerintahan daerah yang inovatif, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat.
- Penulis: S/A/lik


Saat ini belum ada komentar