Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden: Bentengi dari Birokrasi Berbelit dan Tarikan Politik
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 28 Jan 2026
- visibility 152
- comment 0 komentar

Jakarta, Aspirasi.co.id – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menyuarakan dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah komando Presiden.
Sikap ini disampaikan merespons wacana yang berkembang mengenai kemungkinan penempatan Polri di bawah struktur kementerian.
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai sistem komando Polri yang langsung terhubung dengan Kepala Negara merupakan fondasi penting bagi efektivitas institusi kepolisian.
Menurutnya, mekanisme tersebut mampu memotong jalur administrasi yang kerap berlapis jika harus melewati kementerian.
“Ketika Polri berada langsung di bawah Presiden, koordinasi menjadi lebih cepat, pengambilan keputusan lebih ringkas, dan kinerja lebih responsif. Ini juga menjaga Polri tetap independen, tidak mudah terseret kepentingan politik tertentu,” ujar Dzulfikar dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1).
Ia menambahkan, pola komando terpusat terbukti mempercepat realisasi berbagai program strategis nasional.
Salah satunya terlihat dari keterlibatan aktif Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dzulfikar mengingatkan, apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian, ada potensi perlambatan gerak institusi akibat prosedur birokrasi yang panjang dan kompleks.
“Kita membutuhkan Polri yang sigap dan cepat bertindak. Jika dimasukkan ke dalam struktur kementerian yang sarat birokrasi, dikhawatirkan justru menghambat kinerja,” tegasnya.
Pernyataan Pemuda Muhammadiyah ini sekaligus memperkuat pandangan para pakar hukum yang sebelumnya menilai bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden merupakan amanat reformasi yang patut dijaga, demi memastikan profesionalisme serta netralitas penegakan hukum di Indonesia.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar