Cuaca Ekstrem Terjang 12 Desa, BPBD Bondowoso Bergerak Cepat Pastikan Situasi Terkendali
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 4 Mar 2026
- visibility 79
- comment 0 komentar

Angin kencang mengakibatkan belasan pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan utama, termasuk jalur Bondowoso–Situbondo
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Hujan deras disertai angin kencang akibat cuaca ekstrem jenis siklon tropis menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa ini menyebabkan pohon tumbang, banjir drainase, hingga kerusakan rumah warga di 12 desa.
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bondowoso, kejadian tersebut tercatat dengan Kode Identitas Bencana 104.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun beberapa warga mengalami luka ringan dan kerugian material.
12 Desa Terdampak
Cuaca ekstrem berdampak pada wilayah:
Desa Besuk dan Desa Leprak, Kecamatan Klabang
Desa Botolinggo, Desa Lumutan, dan Desa
Gayam, Kecamatan Botolinggo
Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin
Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso
Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang
Desa Jirek Mas, Kecamatan Cermee
Desa Kupang, Kecamatan Pakem
Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan
Desa Pejagan, Kecamatan Jambesari Darus Sholah
Dampak dan Penanganan
Angin kencang mengakibatkan belasan pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan utama, termasuk jalur Bondowoso–Situbondo dan akses menuju kawasan Ijen.
Di Desa Leprak, satu pohon tumbang menimpa rumah warga dengan kerusakan atap bangunan ukuran 6×10 meter dan mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan.
Banjir drainase juga terjadi di Dusun Sentong, Desa Sukowiryo dan Perumahan Griya Koncer Mas, Desa Koncer Kidul. Genangan air sempat masuk ke rumah warga sebelum akhirnya surut.
Sementara di Desa Jirek Mas, beberapa pohon tumbang disertai robohnya empat tiang listrik PLN yang menutup akses jalan. Satu warga dilaporkan mengalami luka ringan dan perbaikan jaringan listrik ditargetkan selesai esok pagi.
Mendapat laporan dari masyarakat, tim BPBD Bondowoso yang terdiri dari TRC, Pusdalops dan relawan Agisena langsung bergerak melakukan assessment dan penanganan di lokasi bersama unsur TNI-Polri, PLN, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.
Pernyataan Kepala BPBD
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bondowoso, Kristianto, menegaskan pihaknya bergerak cepat sejak menerima laporan.
“Kami langsung menerjunkan tim begitu menerima informasi dari masyarakat. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga, membuka akses jalan yang tertutup pohon tumbang, serta menangani genangan air di rumah warga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.”kata Kristianto.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana tersebut.
“Kolaborasi antara BPBD, TNI-Polri, PLN, pemerintah kecamatan dan desa serta masyarakat sangat membantu percepatan penanganan. Sebagian besar titik sudah tertangani dan akses jalan kembali normal.”jelasnya.
Kristianto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
“Kami mengingatkan warga agar tetap berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang. Jika ada pohon rawan tumbang atau potensi bahaya lainnya, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti.”terangnya.
Hingga laporan ini dikirim pada Rabu (4/3/2026) pukul 00.52 WIB, kondisi wilayah Bondowoso terpantau aman dan terkendali.
Cuaca di sebagian wilayah masih diguyur hujan ringan, namun situasi secara umum sudah kembali normal.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar