Empati Tak Bertepi, Kapolres Bondowoso Rangkul Keluarga Bayi Kembar yang Kehilangan Sang Ibu
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. saat menyambangi keluarga Jumali, warga Dusun Sukobiyung RT 20 RW 04, Desa Pakisan
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Di balik seragam dan tanggung jawab menjaga keamanan, tersimpan kepedulian yang nyata. Itulah yang ditunjukkan Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. saat menyambangi keluarga Jumali, warga Dusun Sukobiyung RT 20 RW 04, Desa Pakisan, Kecamatan Tlogosari, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan penuh empati tersebut menjadi wujud belasungkawa sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang tengah dilanda duka. Sang istri, almarhumah Kinanah, meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026), hanya 15 hari setelah melahirkan bayi kembar, seorang laki-laki dan perempuan yang diberi nama Deo Saputra dan Dea Saputri.
Kisah memilukan itu sebelumnya mengundang simpati luas setelah ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Kapolres datang tidak sendiri. Ia didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Bondowoso, personel Polsek Tlogosari, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bondowoso, serta Kepala Desa Pakisan, Riski Amalia.
Kesedihan keluarga semakin berat lantaran Jumali, ayah kedua bayi tersebut, juga tengah mengalami penurunan kondisi kesehatan.
Melihat situasi itu, Kapolres menyerahkan bantuan sosial berupa perlengkapan bayi kembar serta paket kebutuhan pokok sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban keluarga.
AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan, kehadiran jajaran Polres Bondowoso bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian berat.
“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya sekaligus memberikan dukungan agar keluarga tetap kuat, tabah, dan ikhlas menghadapi cobaan ini. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan kedua bayi dan sedikit meringankan beban keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus senantiasa menjadi ruh dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merupakan bagian dari pengabdian yang tidak boleh terpisahkan dari tugas seorang anggota Polri.
“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga saat mereka membutuhkan kepedulian, kasih sayang, dan harapan. Solidaritas adalah kekuatan yang membuat kita mampu bangkit bersama menghadapi setiap ujian kehidupan,” tegasnya.
Anjangsana tersebut menjadi potret nyata implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis dan kepedulian sosial.
Melalui aksi sederhana namun penuh makna, Polres Bondowoso kembali menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat sentuhan kemanusiaan yang mampu menguatkan mereka yang sedang berduka.
Di rumah sederhana yang kini dipenuhi kesunyian, kehadiran Kapolres bersama rombongan membawa secercah harapan.
Sebab, di tengah kehilangan yang begitu mendalam, uluran tangan dan kepedulian menjadi pengingat bahwa masih banyak hati yang siap berbagi, menguatkan, dan menemani langkah mereka melewati masa-masa sulit.
“Bila diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih emosional dengan gaya feature atau versi berita portal yang lebih “nendang” untuk menarik pembaca.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar