Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sejarah » Napak Tilas Ki Ronggo, Angka 17 dan Jejak Spiritual di Balik Hari Jadi Bondowoso ke-207

Napak Tilas Ki Ronggo, Angka 17 dan Jejak Spiritual di Balik Hari Jadi Bondowoso ke-207

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207 yang bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali membuka lembaran sejarah lahirnya Kabupaten Bondowoso.

Momentum tersebut ditandai dengan kegiatan tasyakuran yang digelar Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudarajat, di Makam Ki Ronggo, Senin (17/8/2026).

Tasyakuran tidak hanya menjadi ajang memperingati hari bersejarah, tetapi juga menjadi ruang untuk menggali kembali kisah perjalanan Ki Ronggo dan filosofi angka 17 yang diyakini memiliki makna tersendiri dalam sejarah Bondowoso.

Dalam kesempatan tersebut, H. Supriadi memaparkan kisah tentang laku tirakat Ki Ronggo sebelum dipercaya menjadi pemimpin wilayah Bondowoso.

Menurut H. Supriadi, sebelum menjalankan tugas sebagai penguasa wilayah, Ki Ronggo menjalani tirakat dan puasa selama 41 hari. Tirakat tersebut dilakukan di sebuah tempat yang dikenal sebagai lokasi pertapaan.

“Waktu itu sebelum diangkat menjadi penguasa wilayah, Ki Ronggo menjalani tirakat. Tidurnya pun tidak menggunakan bantal seperti sekarang, tetapi menggunakan batu,” ungkap H. Supriadi.

Dari perjalanan tirakat tersebut, lanjutnya, muncul keyakinan mengenai petunjuk spiritual yang kemudian dikaitkan dengan angka 17.

Angka tersebut dikaitkan dengan kehidupan umat Islam, mulai dari 17 rakaat salat wajib dalam sehari hingga peristiwa turunnya Al-Qur’an pada 17 Ramadan.

“Angka 17 itu diambil dari ibadahnya orang Islam. Salat sehari semalam 17 rakaat, kemudian Al-Qur’an diturunkan pada 17 Ramadan,” jelasnya.

Menariknya, angka 17 kembali hadir dalam sejarah bangsa Indonesia melalui momentum Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

H. Supriadi menyebut, terdapat rentang waktu sekitar 126 tahun antara tahun 1819 yang dikaitkan dengan sejarah awal Bondowoso dan momentum Kemerdekaan Indonesia pada 1945.

Menurutnya, kemunculan angka 17 dalam dua momentum sejarah tersebut menjadi bagian dari filosofi yang menarik untuk terus dikaji dan diwariskan kepada generasi muda.

“Jadi setelah 126 tahun kemudian, angka 17 kembali muncul dalam hari kemerdekaan. Ini tentu menjadi bagian dari sejarah yang menarik untuk kita renungkan,” katanya.

Ia juga menyebut sejumlah tokoh nasional pernah datang dan menanyakan mengenai sejarah serta keterkaitan angka 17 dengan perjalanan sejarah Bondowoso.

Baginya, sejarah Ki Ronggo bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan warisan nilai yang mengajarkan tentang perjuangan, tirakat, keteguhan dan pengabdian.

PDIP: Jangan Sekadar Memperingati, Tapi Isi Kemerdekaan

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso Sinung Sudarajat mengatakan, peringatan Hari Jadi Bondowoso ke-207 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Indonesia yang ke-81 sekaligus peringatan Hari Jadi Bondowoso yang ke-207 ini mari kita jadikan sebagai batu lompatan untuk lebih bersinergi memajukan Kabupaten Bondowoso,” ujar Sinung.

Menurutnya, Bondowoso memiliki potensi besar yang selama ini belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, diperlukan sinergi dan komitmen bersama agar berbagai potensi daerah dapat dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.

Sinung menjelaskan, dipilihnya Makam Ki Ronggo sebagai lokasi tasyakuran juga memiliki alasan kuat.

Tempat tersebut merupakan salah satu titik penting untuk mengingat sejarah dan menghormati para pelaku sejarah Bondowoso.

“Ini adalah bagian dari sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” tegasnya.

Ia juga mengutip pesan turun-temurun dari Raden Bagus Sastra Suci Tinoto, ‘Es tuning urip’, yang dimaknai sebagai ajakan untuk berbuat baik selama menjalani kehidupan sebagai bekal menuju kehidupan yang sejati.

Sinung berharap momentum Hari Jadi Bondowoso dan HUT Kemerdekaan RI tidak berhenti pada seremoni tahunan.

Sebaliknya, peringatan tersebut harus menjadi energi baru untuk membangun Bondowoso dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki daerah.

“Bondowoso khususnya bisa lebih bersinergi, lebih maksimal memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Sejarah boleh menjadi masa lalu, tetapi nilai perjuangan Ki Ronggo harus tetap menjadi pijakan Bondowoso untuk melangkah ke masa depan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polwan Mabes Polri Tabur Bunga di TMP Kalibata, Kenang Jasa Pahlawan pada HUT ke-77

    Polwan Mabes Polri Tabur Bunga di TMP Kalibata, Kenang Jasa Pahlawan pada HUT ke-77

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle ***
    • visibility 283
    • 0Komentar

    JAKARTA, Aspirasi.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia tahun 2025, Polwan Mabes Polri menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025). Suasana khidmat menyelimuti prosesi yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia HUT Polwan ke-77, Kombes Pol. Yolanda Evalyn Sebayang, […]

  • Satlantas Polres Bondowoso Semarakkan HUT RI ke-80, Bendera Merah Putih Berkibar di Pasar Hewan

    Satlantas Polres Bondowoso Semarakkan HUT RI ke-80, Bendera Merah Putih Berkibar di Pasar Hewan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Suasana Pasar Hewan Kademangan pada Kamis (07/08/2025) pagi mendadak semarak. Deretan kendaraan pengangkut hewan kini tampak gagah dengan kibaran bendera Merah Putih di kap dan spionnya. Aksi ini merupakan inisiatif Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso untuk menggugah semangat nasionalisme menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres […]

  • Kasat Pol Pp Dan Damkar Bondowoso Gelar Sosialisasi Proteksi Kebakaran Untuk Siswa Tk Al-asy’ari

    Kasat Pol Pp Dan Damkar Bondowoso Gelar Sosialisasi Proteksi Kebakaran Untuk Siswa Tk Al-asy’ari

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Sabtu, 8 November 2025, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Bondowoso melalui Bidang Pemadam Kebakaran melaksanakan kegiatan sosialisasi edukasi proteksi kebakaran di Lapangan Sumber Kalong. Kegiatan ini diikuti oleh 262 siswa dan wali murid, serta 18 guru pendamping dari TK Al-Asy’ari. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Pol PP Bondowoso beserta Kabid […]

  • Bupati Abdul Hamid Wahid: Batik Bondowoso Harus Mendunia dan Menjadi Motor Ekonomi Kreatif

    Bupati Abdul Hamid Wahid: Batik Bondowoso Harus Mendunia dan Menjadi Motor Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kreatif. Hal itu disampaikannya saat membuka Fashion Show Busana Muslim-Muslimah Batik dalam rangkaian Festival Muharram 1448 Hijriah. Menurut Bupati, di tengah derasnya arus globalisasi, menjaga eksistensi budaya lokal merupakan tantangan yang harus dijawab dengan inovasi […]

  • Sidak SPBU untuk Pastikan Kualitas BBM

    Polres Bondowoso Gercep Tindaklanjuti Keluhan Warga, Sidak SPBU untuk Pastikan Kualitas BBM

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Polres Bondowoso bergerak cepat menanggapi keresahan warga yang mengeluh motornya tiba-tiba mbrebet usai mengisi bahan bakar. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bondowoso pun disasar untuk dilakukan inspeksi mendadak (sidak). Langkah ini dilakukan menyusul maraknya laporan masyarakat yang menduga bahan bakar jenis Pertalite dan Pertamax bercampur air, sehingga membuat […]

  • Danbrigif TP 28/Bari Fola Perkuat “Sabuk Sinergi” Keamanan dengan Kejari Kota Maba
    Tni

    Danbrigif TP 28/Bari Fola Perkuat “Sabuk Sinergi” Keamanan dengan Kejari Kota Maba

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Halmahera Timur, Aspirasi.co.id – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) TP 28/Bari Fola, Kolonel Inf Rinto Wijaya, S.A.P., M.I.Pol., M.Han., melakukan kunjungan silaturahmi strategis ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Maba, Senin (8/12/2025). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sabuk sinergi antara aparat penegak hukum dan TNI dalam menjaga stabilitas wilayah. Setiba di kantor Kejari, Danbrigif disambut […]

expand_less