Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Organisasi » Potensi Qari-Qariah Bondowoso Jangan Dibiarkan Tumbuh Sendiri, LPTQ Ditantang Berbenah

Potensi Qari-Qariah Bondowoso Jangan Dibiarkan Tumbuh Sendiri, LPTQ Ditantang Berbenah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bondowoso, Rabu (14/10/2026), bukan sekadar forum menata kursi kepengurusan.

Lebih dari itu, Musda ini menjadi titik penting untuk menguji keseriusan organisasi dalam melahirkan generasi Qur’ani yang mampu berprestasi, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga di panggung provinsi hingga nasional.

Digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan dihadiri sekitar 250 peserta, Musda tersebut mengangkat sejumlah agenda strategis, mulai dari penataan struktur organisasi, penguatan pembinaan qari-qariah dan hafiz-hafizah, hingga pembentukan kepengurusan LPTQ di tingkat kecamatan.

Namun, di balik agenda organisasi itu, tersimpan pekerjaan rumah yang tak kalah besar: bagaimana memastikan potensi para pegiat tilawatil Qur’an di Bondowoso tidak hanya dicari ketika kompetisi sudah di depan mata.

Jangan Hanya Berburu Juara, Bangun Proses Pembinaan

Prestasi dalam musabaqah tilawatil Qur’an tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses panjang, pendampingan yang konsisten, pelatih yang kompeten, serta sistem pembinaan yang terencana.

Selama ini, pembinaan dinilai masih perlu diperkuat karena sebagian prosesnya berjalan secara individual dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam program kelembagaan LPTQ. Padahal, organisasi ini diharapkan menjadi rumah bersama bagi pengembangan kemampuan qari, qariah, hafiz, dan hafizah di Bondowoso.

Penjaringan peserta menjelang perlombaan memang penting. Namun, langkah tersebut tidak cukup jika tidak diikuti pembinaan rutin, pemetaan kemampuan, serta evaluasi perkembangan peserta secara berkala.

Potensi yang sudah mampu menembus kompetisi tingkat provinsi maupun nasional semestinya menjadi modal berharga bagi daerah. Mereka tidak cukup hanya diapresiasi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga perlu mendapatkan ruang untuk terus berkembang sekaligus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan generasi berikutnya.

Karena itu, pengalaman daerah lain yang dinilai berhasil mengembangkan potensi tilawatil Qur’an dapat menjadi bahan evaluasi. Bukan untuk sekadar meniru, melainkan menemukan pola pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Bondowoso.

Targetnya jelas: prestasi tidak boleh hanya bertumpu pada bakat perseorangan, tetapi harus ditopang sistem yang bekerja secara konsisten.

Struktur Baru Harus Menghasilkan Kerja Nyata

Dari sisi kelembagaan, Musda turut membahas penataan kepengurusan agar koordinasi dan pembagian tanggung jawab semakin jelas.

Sekretaris Daerah (Sekda) ditetapkan sebagai Ketua Umum LPTQ secara ex-officio. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., menempati posisi Ketua I secara ex-officio.

Posisi Ketua II diperuntukkan bagi unsur yang menangani bidang kesejahteraan rakyat (Kesra), baik Asisten I maupun Kepala Bagian Kesra. Adapun Ketua III berasal dari unsur praktisi, yang dapat melibatkan Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz (JQH).

Untuk posisi sekretaris dan jajaran lainnya, penataan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Susunan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai formalitas administratif. Setiap bidang perlu memiliki tugas, program, dan target yang terukur sehingga keberadaan pengurus benar-benar memberikan dampak terhadap pengembangan tilawatil Qur’an.

Penguatan organisasi juga perlu menjangkau tingkat kecamatan. Dengan struktur yang terbentuk hingga ke wilayah bawah, proses identifikasi bakat dan pembinaan calon peserta diharapkan bisa berjalan lebih awal, terorganisasi, dan tidak bergantung pada persiapan menjelang perlombaan.

Dana Hibah Harus Berbanding Lurus dengan Pembinaan

Selain persoalan organisasi, tata kelola pendanaan menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian. Dukungan pembiayaan LPTQ saat ini bersumber dari pemerintah daerah, sehingga pemanfaatannya harus diarahkan untuk menunjang kebutuhan dan sasaran program organisasi.

Transparansi anggaran, kejelasan penggunaan dana hibah, serta pemahaman terhadap kewenangan masing-masing unsur pimpinan menjadi aspek yang perlu diperkuat, khususnya bagi Ketua I dan Ketua II sesuai tugasnya.

Pengelolaan anggaran yang terbuka bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Lebih dari itu, tata kelola yang baik diperlukan agar setiap dukungan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi pembinaan, peningkatan kualitas peserta, dan pengembangan kegiatan LPTQ.

Program kerja juga perlu disusun berdasarkan kebutuhan nyata, disertai target yang masuk akal serta evaluasi berkala. Dengan begitu, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terselenggara, tetapi juga dari perkembangan kemampuan peserta dan capaian pembinaannya.

Sekretariat Pindah, Pola Kerja Jangan Jalan di Tempat

Pembenahan turut menyentuh fasilitas organisasi. Sekretariat LPTQ yang sebelumnya berada di Santawi kini dipindahkan ke lantai dua Gedung Perinda, kompleks Kantor Bupati Bondowoso.

Lokasi baru tersebut diharapkan mendukung kelancaran koordinasi, administrasi, dan komunikasi antarunsur pengurus.

Meski demikian, fasilitas yang lebih strategis perlu diikuti pola kerja yang lebih efektif. Sekretariat semestinya menjadi pusat koordinasi program, pendataan potensi peserta, pengarsipan kegiatan, serta pemantauan perkembangan pembinaan.

Dengan administrasi yang tertata dan komunikasi yang berjalan baik, pelaksanaan program diharapkan lebih mudah dikendalikan dan dievaluasi.

Ujian Sesungguhnya Dimulai Setelah Musda

Musda LPTQ Bondowoso kini menjadi momentum untuk menyusun arah baru organisasi. Akan tetapi, ukuran keberhasilannya tidak cukup dilihat dari terbentuknya kepengurusan, tersusunnya program, atau berpindahnya sekretariat.

Ujian sesungguhnya terletak pada pelaksanaan hasil musyawarah: apakah pembinaan dapat berlangsung secara rutin, apakah potensi peserta terpetakan dengan baik, apakah koordinasi hingga tingkat kecamatan berjalan, dan apakah dukungan anggaran benar-benar menghasilkan kemajuan.

Pemerintah daerah, Kementerian Agama, praktisi, serta seluruh unsur terkait memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pembinaan yang saling mendukung.

Bondowoso memiliki peluang untuk mengembangkan generasi Qur’ani yang berprestasi. Namun, peluang itu membutuhkan kerja yang terencana, bukan sekadar semangat sesaat menjelang kompetisi.

Musda boleh selesai, pengurus boleh berganti, tetapi pembinaan tidak boleh ikut berhenti. Sebab, prestasi yang membanggakan bukan hanya tentang siapa yang berhasil menjadi juara, melainkan tentang bagaimana sebuah daerah secara konsisten menyiapkan generasi terbaiknya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Terjang Bondowoso, Tujuh Rumah di Karang Anyar Rusak BPBD Langsung Turun Tangan

    Angin Kencang Terjang Bondowoso, Tujuh Rumah di Karang Anyar Rusak BPBD Langsung Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Hembusan angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Bondowoso. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Tegalampel, pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, dan menyebabkan tujuh rumah warga mengalami kerusakan ringan. Meski cukup mengejutkan warga, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Informasi awal diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah […]

  • Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Ipda Untoro mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan setelah adanya laporan pencurian di TPQ Roudhotul Ta’alim

    Polisi Berhasil Amankan Residivis Curanmor Pembobol Sekolah di Lumajang

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 253
    • 0Komentar

    LUMAJANG, Aspirasi.co.id – Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil meringkus seorang pria berinisial DP (30), warga Desa Gedangemas Kecamatan Randuagung, yang dikenal sebagai spesialis pencurian di sekolah-sekolah. Pelaku diamankan di rumahnya pada Jumat (12/9/2025), setelah sebelumnya melakukan aksi pencurian di berbagai lokasi. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Ipda Untoro […]

  • Bupati Bondowoso Harap DPD Tani Merdeka Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    Bupati Bondowoso Harap DPD Tani Merdeka Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 331
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Bondowoso, (23/8/2025). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan organisasi petani bukan sekadar mengatur struktur kelembagaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat pedesaan. “Bondowoso dikenal sebagai daerah agraris dengan potensi pertanian yang luar […]

  • Pawai Budaya Pelajar Datangkan Ribuan Pengunjung di Depan Kantor Bupati Bondowoso

    Pawai Budaya Pelajar Datangkan Ribuan Pengunjung di Depan Kantor Bupati Bondowoso

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Sukri
    • visibility 334
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Semarak peringatan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-206 kembali pecah dengan digelarnya pawai budaya tingkat SD, SMP, hingga SMA di depan Kantor Bupati Bondowoso, Selasa (19/8/2025). Ribuan warga tampak antusias menyaksikan parade penuh warna yang menghadirkan beragam kreasi kostum, atraksi, serta hiasan bernuansa budaya lokal. Sorak sorai penonton makin pecah ketika rombongan pelajar […]

  • Pelantikan DPC PAMDI Bondowoso, Siap Majukan Musik Dangdut dan Perkuat Solidaritas Seniman

    Pelantikan DPC PAMDI Bondowoso, Siap Majukan Musik Dangdut dan Perkuat Solidaritas Seniman

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 56Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPC PAMDI) Kabupaten Bondowoso resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi momentum kebangkitan insan musik dangdut di Kabupaten Bondowoso, (12/5/2026). Ketua DPC PAMDI Bondowoso yang baru dilantik, Yayuk Sri Rahayu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas […]

  • 18 Top Fall Fashion Trends from New York Fashion

    18 Top Fall Fashion Trends from New York Fashion

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic […]

expand_less