Polantas Menyapa: PJR Polda Jatim Gaspol Edukasi Keselamatan di Operasi Zebra Semeru 2025
- account_circle Redaksi
- calendar_month Ming, 23 Nov 2025
- visibility 119
- comment 0 komentar

Berita ; Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur
Surabaya, Aspirasi.co.id – Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur terus tancap gas menggalakkan edukasi tertib berlalu lintas kepada para pengemudi.
Melalui program “Polantas Menyapa” dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025, petugas turun langsung menyapa para pengguna jalan, khususnya sopir angkutan barang dan penumpang.
Di berbagai rest area jalan tol, personel Sat PJR Polda Jatim membagikan pamflet berisi imbauan keselamatan sekaligus memberikan edukasi ringan terkait pentingnya menjaga konsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan para pengemudi tetap waspada selama perjalanan panjang.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, mengungkapkan bahwa sejak Operasi Zebra Semeru dimulai pada 17 November 2025, pihaknya rutin memberikan imbauan, pengecekan kesehatan sopir, hingga memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan.
“Kegiatan ini akan berlangsung hingga 30 November 2025. Anggota selalu mengingatkan para sopir, terutama yang membawa penumpang seperti bus, agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah. Istirahat adalah kunci untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar AKBP Hendrix, Sabtu (22/11/2025).
Sementara itu, Kanit PJR Jatim IV/Malang Sat PJR Polda Jatim, AKP Hartawan, memaparkan bahwa terdapat delapan prioritas pelanggaran yang menjadi fokus dalam Operasi Zebra Semeru 2025.
Salah satu yang paling disorot adalah penggunaan handphone saat mengemudi.
“Penggunaan handphone sangat mengganggu konsentrasi dan menjadi pemicu kecelakaan, apalagi di jalur tol yang membutuhkan fokus tinggi,” tegas AKP Hartawan.
Selain itu, petugas juga mengingatkan agar seluruh pengemudi dan penumpang di kursi depan selalu menggunakan sabuk pengaman.
Pemeriksaan kondisi ban, rem, hingga kepatuhan terhadap batas kecepatan juga menjadi bagian dari imbauan intensif petugas.
Dengan edukasi yang terus digencarkan, PJR Polda Jatim berharap angka kecelakaan dapat ditekan dan kesadaran keselamatan berkendara semakin meningkat di kalangan pengendara.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar