Satgas Pangan Polda Jatim Pantau Harga Sembako Jelang Ramadhan
- account_circle Malik
- calendar_month Jum, 6 Feb 2026
- visibility 88
- comment 0 komentar

Pengawasan akan terus diperluas di berbagai wilayah Jawa Timur guna menjaga situasi pasar tetap kondusif
Surabaya, Aspirasi.co.id – Menjelang bulan suci Ramadhan, Satgas Pangan Polda Jawa Timur bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional Surabaya, Kamis (5/2).
Salah satu titik pengawasan dipusatkan di Pasar Pucang Anom untuk memastikan harga dan stok bahan pokok penting (bapokting) tetap aman dan terkendali.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol H.M. Sihombing menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas harga agar tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, kondisi pasar dinilai masih dalam batas wajar.
“Satgas Pangan hadir untuk memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga. Stabilitas pangan menjadi prioritas kami,” tegas Kombes Sihombing di sela sidak.
Ia juga memperingatkan bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi praktik permainan harga oleh oknum yang merugikan masyarakat. Pengawasan akan terus diperluas di berbagai wilayah Jawa Timur guna menjaga situasi pasar tetap kondusif.
Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bapokting terpantau relatif stabil dengan kenaikan tipis pada sejumlah komoditas, namun belum menunjukkan lonjakan signifikan.
Turut hadir dalam sidak, Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto, yang mengapresiasi langkah cepat Satgas Pangan Polda Jatim dalam menjaga kestabilan harga.
“Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Pengawasan ketat sangat penting agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan harga wajar,” ujar Andriko.
Ia juga mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak memanfaatkan momentum Ramadhan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
“Menjelang Ramadhan, kami mengimbau seluruh pengusaha agar menjaga harga tetap stabil demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: Malik


Saat ini belum ada komentar