Update Penanganan Bencana Sumbar: Polri Percepat Pencarian dan Identifikasi Jenazah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 6 Des 2025
- visibility 122
- comment 0 komentar

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa Polri tancap gas tanpa jeda di seluruh wilayah terdampak.
Sumatera Barat, Aspirasi.co.id – Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di Sumatera Barat hingga Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal kini mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah berhasil diidentifikasi, sementara 26 lainnya masih dalam proses pencocokan identitas.
Di tengah tanah yang masih basah oleh luka, 214 warga masih dinyatakan hilang, memicu operasi kemanusiaan lintas waktu yang terus dikebut.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa Polri tancap gas tanpa jeda di seluruh wilayah terdampak.
“Fokus utama kami adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi berjalan secepat mungkin,” ujarnya, menandai gerak serempak tim lapangan yang membelah sisa-sisa reruntuhan bencana.
Di ruang DVI, proses identifikasi berlangsung dalam senyap. Tim melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga hari ini. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri, bagian dari upaya sunyi mengenali jejak terakhir para korban.
Upaya pencarian diperhebat di kawasan paling terpukul seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, hingga Lembah Anai—wilayah yang kini menjadi denah perburuan harapan di antara puing dan lumpur.
Temuan terbaru meliputi satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, serta dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.
Sementara itu, dari posko ke posko, tim kesehatan Polri telah memberikan layanan pengobatan gratis kepada 874 warga, menyulam kembali kebutuhan medis masyarakat yang terdampak.
Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus berdatangan dan langsung dialirkan tanpa menunggu matahari miring.
Kombes Erdi memastikan bahwa Polri tetap berada di garis terdepan dalam situasi yang masih dinamis.
“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga penuh dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” pungkasnya sebuah penegasan bahwa Sumbar masih berdenyut dalam kepungan duka, dan Polri berdiri untuk menjaga harapan tetap menyala.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar