Usai Demo Mahasiswa, Bupati Bondowoso Singgung Dampak Penutupan Selat Hormuz
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kam, 5 Mar 2026
- visibility 61
- comment 0 komentar

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor Pemkab, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa pemerintah daerah menghormati aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa sebagai bagian dari dinamika demokrasi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, (5/3/2026).
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso tentu menghargai aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa. Ini adalah bagian dari kontrol sosial yang sangat penting dalam demokrasi,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa saat ini pemerintah tidak hanya menghadapi persoalan di tingkat daerah, tetapi juga tantangan ekonomi global yang berdampak luas.
Menurutnya, salah satu faktor yang ikut mempengaruhi kondisi ekonomi adalah situasi geopolitik dunia, termasuk terganggunya jalur perdagangan internasional seperti penutupan Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital distribusi energi dunia.
“Di sisi lain kita juga sedang dihadapkan dengan tantangan ekonomi global. Kondisi geopolitik internasional, termasuk terganggunya jalur perdagangan seperti di Selat Hormuz, tentu memberikan dampak terhadap stabilitas ekonomi yang juga dirasakan hingga ke daerah,” jelasnya.
Meski demikian, Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memastikan program pembangunan tetap berjalan untuk kesejahteraan masyarakat Bondowoso.
“Kami tetap berkomitmen untuk bekerja maksimal, menjaga stabilitas daerah, serta memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar