Usai Juara di Bondowoso, Kauzar Farm Kembali Tak Tertandingi, Borong Juara 1 di Blitar
- account_circle Sukri
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar

Sukses meraih juara di Bondowoso, kini Kauzar Farm kembali memborong gelar Juara 1 dalam kontes sapi di Blitar
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kauzar Farm, peternakan sapi milik Supandi, warga Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, (30/7/2026).
Setelah sebelumnya sukses meraih juara di Bondowoso, kini Kauzar Farm kembali memborong gelar Juara 1 dalam kontes sapi di Blitar.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa peternak Bondowoso mampu bersaing dengan daerah lain dalam menghasilkan sapi potong berkualitas.
Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bondowoso di ajang kontes ternak. Pemilik Kauzar Farm, Supandi, mengaku bersyukur atas raihan tersebut.
Menurutnya, kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat membawa nama baik peternakan yang dirintisnya sekaligus nama Bondowoso.
“Alhamdulillah, saya sangat senang. Yang terpenting bisa membawa nama baik farm kami dan Kabupaten Bondowoso. Soal juara itu bonus bagi saya,” ujarnya.
Sapi yang berhasil meraih Juara 1 merupakan sapi jenis Simental berusia sekitar dua tahun dengan bobot mencapai 851 kilogram.
Supandi mengatakan proses membentuk sapi juara tidaklah singkat karena dilakukan sejak sapi masih pedet.
“Saya rawat sejak pedet sampai sekarang sekitar dua tahun. Semuanya butuh ketelatenan dan kesabaran,” katanya.
Untuk menjaga performa sapi, Supandi menerapkan pola pakan yang teratur, mulai dari rumput hijauan, ampas tahu, konsentrat, singkong, hingga kentang rebus.
Menurutnya, memilih bibit sapi yang sehat dan memiliki postur tubuh yang baik menjadi langkah awal untuk mencetak sapi juara.
“Yang paling penting bagaimana sapi tetap sehat. Orang yang merawat juga harus sehat. Kalau itu terjaga, insyaallah saat mengikuti kontes semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.
Ia juga mengakui mengikuti kontes di luar daerah membutuhkan persiapan lebih matang dibandingkan saat tampil di Bondowoso.
“Kalau berangkat ke luar kota seperti Blitar, peralatan harus lengkap, personel juga lengkap supaya di arena kami nyaman dan maksimal dalam merawat sapi,” jelasnya.
Meski telah beberapa kali meraih prestasi, Supandi mengaku tidak memiliki target khusus selain terus meningkatkan kualitas ternaknya. Dalam waktu dekat, ia akan mengikuti Kontes Sapi Piala Presiden 2026 di Bogor pada September mendatang.
“Mohon doa dan dukungannya. Saya berharap mendapat support dari Dinas Peternakan Bondowoso agar kami bisa berangkat membawa nama Bondowoso sehingga daerah ini semakin dikenal di tingkat nasional,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso, Hendri Widotono, memberikan apresiasi atas keberhasilan Kauzar Farm yang kembali mengharumkan nama daerah.
“Prestasi yang diraih Kauzar Farm merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Bondowoso. Ini membuktikan bahwa peternak kita memiliki kemampuan menghasilkan ternak berkualitas dan mampu bersaing di berbagai ajang. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi peternak lain untuk terus meningkatkan kualitas budidaya ternaknya,” kata Hendri.
Ia menambahkan, Disnakkan Bondowoso akan terus memberikan pembinaan kepada para peternak agar mampu meningkatkan mutu genetik, manajemen pemeliharaan, serta daya saing ternak Bondowoso hingga tingkat nasional.
Di akhir wawancara, Supandi berpesan kepada para peternak agar selalu konsisten dalam merawat ternaknya.
“Rawat sapi semaksimal mungkin, kasih makan yang cukup, jaga kebersihan kandang, dan disiplin dalam perawatan. Insyaallah hasilnya akan mengikuti,” pungkasnya.
- Penulis: Sukri


Saat ini belum ada komentar