Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » 92 Pasangan di Bondowoso Ikuti Isbat Nikah Terpadu Gratis, Ribuan Hak Sipil Keluarga Kini Terjamin

92 Pasangan di Bondowoso Ikuti Isbat Nikah Terpadu Gratis, Ribuan Hak Sipil Keluarga Kini Terjamin

  • account_circle S/A/lik
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Sebanyak 92 pasangan suami istri mengikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu yang digelar di Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, Kamis (30/07/2026).

Program kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Kementerian Agama, Pengadilan Agama, dan Kementerian Sosial melalui Sentra Madya ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi pasangan yang selama ini menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi oleh negara.

Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, M. Imron, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Lanjut Usia Nasional sekaligus bagian dari bakti sosial pemerintah untuk meningkatkan perlindungan hak-hak masyarakat.

“Pada hari ini sebanyak 92 pasangan mengikuti sidang isbat nikah. Program ini diharapkan memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri yang selama ini belum memiliki dokumen pernikahan resmi sehingga hak-hak anak dan keluarganya menjadi lebih terlindungi,” ujar Imron.

Ia menjelaskan, banyak pasangan yang sebelumnya menikah secara siri sehingga belum memiliki buku nikah.

Kondisi tersebut berdampak pada berbagai urusan administrasi kependudukan, mulai dari penerbitan akta kelahiran anak hingga perlindungan hukum dalam kehidupan berkeluarga.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus mendorong program serupa agar semakin banyak masyarakat memperoleh legalitas pernikahan secara resmi.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Bondowoso, Dr. H. Suharyono, menjelaskan seluruh peserta harus melalui proses verifikasi yang ketat sebelum mengikuti sidang isbat.
“Seluruh berkas diperiksa lebih dahulu di Kantor Urusan Agama (KUA).

Kami memastikan hanya pasangan yang memenuhi syarat rukun dan ketentuan pernikahan yang dapat mengikuti sidang isbat,” katanya.

Ia mengungkapkan pengalaman pada program sebelumnya menunjukkan tidak semua permohonan dapat dikabulkan. Dari sekitar 230 pengajuan, hanya sekitar 175 pasangan yang memenuhi syarat untuk mengikuti sidang isbat, sementara sisanya diarahkan melalui mekanisme lain sesuai ketentuan hukum.

“Tujuan utama program ini adalah memberikan kepastian hukum, melindungi hak anak, mempermudah administrasi kependudukan, hingga memberikan kepastian terkait hak waris di kemudian hari,” tambahnya.

Camat Tlogosari, Riah Hidayat, menyebut Kecamatan Tlogosari menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena mampu memenuhi seluruh persyaratan administrasi dengan cepat.

“Hari ini terdapat 97 pasangan yang mengikuti program, terdiri dari 92 pasangan dari Kecamatan Tlogosari dan 5 pasangan dari Kecamatan Wringin. Semua peserta mengikuti program ini secara gratis, bahkan masing-masing juga menerima bantuan paket sembako,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya mencatatkan pernikahan secara resmi agar setiap program pemerintah dapat dimanfaatkan dengan baik.

Di sisi lain, Pekerja Sosial Sentra Madya Kementerian Sosial, Ni Putu Hesti, mengatakan bantuan atensi yang diberikan tidak hanya berupa fasilitasi sidang isbat nikah, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap hak-hak dasar masyarakat.

“Pasangan yang belum memiliki buku nikah berisiko mengalami kesulitan dalam pengurusan administrasi kependudukan, termasuk akta kelahiran anak, kartu keluarga, hingga kebutuhan pendidikan. Karena itu negara hadir untuk memastikan mereka memperoleh perlindungan hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, Sentra Madya memiliki wilayah kerja yang mencakup Bali dan lima kabupaten di Jawa Timur, yakni Bondowoso, Banyuwangi, Situbondo, Jember, dan Lumajang.

Bondowoso menjadi salah satu daerah prioritas karena masih ditemukan cukup banyak pasangan yang belum memiliki legalitas pernikahan.

Melalui program isbat nikah terpadu ini, pemerintah berharap tidak hanya menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan, tetapi juga memastikan setiap keluarga memperoleh kepastian hukum serta menjamin masa depan anak-anak melalui dokumen kependudukan yang lengkap.

  • Penulis: S/A/lik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bansos Cair Tanpa Kartu, KKS ‘Hilang’ Jadi Alasan: Ini Fakta di Bondowoso

    Bansos Cair Tanpa Kartu, KKS ‘Hilang’ Jadi Alasan: Ini Fakta di Bondowoso

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Maraknya Kelompok Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang mendatangi BNI KCP Bondowoso memunculkan tanda tanya besar. Banyak di antaranya mengaku Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bansos hilang, padahal sebagian warga justru mengaku tak pernah menerima kartu tersebut sejak awal. Fenomena ini menjadi perhatian […]

  • Polri dan Petani Jagung Tuban Siap Sambut Presiden RI di Panen Raya Nasional, Semangat Swasembada Pangan Menggema

    Polri dan Petani Jagung Tuban Siap Sambut Presiden RI di Panen Raya Nasional, Semangat Swasembada Pangan Menggema

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Malik
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Tuban, Jawa Timur, Aspirasi.co.id – Semangat petani jagung di Kabupaten Tuban kian membara menjelang rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam agenda Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang akan digelar di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5). Kehadiran Presiden RI di tengah hamparan jagung milik rakyat […]

  • Dana Cukai untuk Rakyat! Pemkab Bondowoso Kucurkan BLT ke Buruh Rokok Tahap II

    Dana Cukai untuk Rakyat! Pemkab Bondowoso Kucurkan BLT ke Buruh Rokok Tahap II

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap kedua kepada para buruh pabrik rokok. Penyaluran ini diberikan khusus kepada buruh aktif maupun buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di dua pabrik rokok di wilayah Bondowoso. Pemilik CV Dua Putri […]

  • Program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar siswa serta membantu pemenuhan gizi harian anak-anak sekolah dasar.

    Program MBG Mendapat Dukungan Luas dari Wali Murid, Siswa Semakin Fokus Belajar

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SDN Binakal Kecamatan Binakal terus mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk para wali murid. Program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar siswa serta membantu pemenuhan gizi harian anak-anak sekolah dasar. Kepala Sekolah SDN Binakal Nur Diana Kholidah, menyampaikan bahwa keberadaan program MBG memberikan […]

  • Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam upaya memastikan pengelolaan lahan dilakukan secara adil, produktif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat sekitar.

    Rakor Penyelesaian Lahan PTPN di Kawasan Ijen, Nasim Khan: Untuk Kesejahteraan Petani dan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id– Pemerintah bersama para pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas penyelesaian lahan milik PTPN di kawasan Ijen. Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam upaya memastikan pengelolaan lahan dilakukan secara adil, produktif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Anggota DPR RI Nasim Khan yang turut hadir dalam rakor tersebut menegaskan bahwa proses penyelesaian lahan […]

  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 46,7 Kg Sabu di Kalteng, 885 Ribu Jiwa Terselamatkan

    Polisi Gagalkan Penyelundupan 46,7 Kg Sabu di Kalteng, 885 Ribu Jiwa Terselamatkan

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle ***
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Lamandau, Aspirasi.co.id – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, jajaran Polres Lamandau di bawah pimpinan AKBP Joko Handono, S.I.K. berhasil menggagalkan penyelundupan 46,7 kilogram sabu lintas provinsi. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. mengungkapkan hal tersebut saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di […]

expand_less