Bandawasa Negeri Taman Bumi”, Kisah Sejarah dan Budaya dalam Balutan Sastra
- account_circle ***
- calendar_month Rab, 27 Agu 2025
- visibility 233
- comment 0 komentar

Buku berjudul “Bandawasa: Negeri Taman Bumi”
BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Sebuah karya sastra kembali hadir untuk memperkaya khazanah literasi nusantara.
Buku berjudul “Bandawasa: Negeri Taman Bumi” menghadirkan narasi yang kental dengan sejarah, budaya, sekaligus mitologi.
Karya ini ditulis oleh Sinung Sudrajad sebagai penutur kisah utama, dengan rancangan naskah dan kisah oleh Luthfi Khoiron, serta didukung oleh perawi aksara dan penelaah naskah kuno, HM Masrur Husnan dan MH Aji Ramawidi.
Menariknya, buku ini tidak sekadar menyajikan cerita, melainkan juga menjadi upaya menggali jejak peradaban di tanah Bondowoso yang dikenal dengan sebutan “Kota Tape” sekaligus kaya akan situs megalitikum.
Judul Bandawasa: Negeri Taman Bumi seolah menjadi simbol pertemuan antara masa lalu dan masa kini antara warisan leluhur dan dinamika zaman modern.
Desain sampulnya yang menampilkan jam antik terbakar api memberikan pesan mendalam: waktu dan sejarah tidak bisa dipisahkan, keduanya menyala dan meninggalkan jejak yang abadi.
Buku ini diharapkan mampu menjadi bacaan alternatif, tidak hanya bagi pecinta sastra, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat akar budaya serta kearifan lokal Bondowoso.
Kehadirannya semakin menegaskan bahwa literasi dapat menjadi media penghubung antara sejarah, budaya, dan generasi penerus.
Dengan perpaduan narasi historis dan imajinasi, Bandawasa: Negeri Taman Bumi siap membuka cakrawala pembaca tentang kekayaan warisan lokal yang tak lekang dimakan waktu.
- Penulis: ***


Saat ini belum ada komentar