Sigap di Tengah Genangan: Polri Kerahkan Pasukan, Perahu Taktis, dan Dapur Lapangan untuk Warga Cakung
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 19 Jan 2026
- visibility 155
- comment 0 komentar

Jakarta Timur, Aspirasi.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cakung memicu banjir cukup parah pada Minggu (18/1/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya bergerak cepat, mengerahkan kekuatan penuh demi memastikan keselamatan warga serta kelancaran pelayanan kemanusiaan di lokasi terdampak.
Sejak genangan mulai meninggi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, hingga Polsek Cakung langsung diterjunkan ke lapangan.
Bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan relawan, penanganan dilakukan secara terpadu melibatkan pasukan Brimob, Samapta, tim SAR, serta unit dapur lapangan (Randurlap).
Banjir merendam sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya RW 05, dengan ketinggian air mencapai sekitar 150 sentimeter.
Untuk menembus wilayah yang terisolasi genangan, petugas mengoperasikan perahu karet taktis, kendaraan patroli 4×4, hingga mobil Hilux guna mempercepat evakuasi, distribusi bantuan, serta layanan medis.
Pendataan di lapangan mencatat seluruh warga RT 010/RW 05 terdampak, dengan total 279 kepala keluarga atau sekitar 880 jiwa.
Sebagian besar warga memilih bertahan di lantai atas rumah mereka, namun tetap mendapatkan pemantauan kesehatan dan suplai logistik dari petugas gabungan.
Kapolres Metro Jakarta Timur turun langsung ke lokasi di Jalan Kramayudha RW 05 pada pukul 14.00 WIB untuk memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan terkoordinasi dan optimal.
Sebanyak 132 personel dikerahkan dalam operasi kemanusiaan ini, terdiri dari unsur TNI, SAR Brimob, dapur lapangan Brimob, Samapta Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Cakung, Pol PP, serta Tagana Dinas Sosial.
Distribusi sembako dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri pemukiman tergenang. Dalam kesempatan tersebut, dua warga dengan kondisi khusus seorang lanjut usia dan seorang warga sakit turut dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis oleh tim Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.
Sementara itu, dapur lapangan Brimob berhasil didirikan berdekatan dengan Posko SAR, memudahkan koordinasi antarpetugas sekaligus mempercepat penyediaan konsumsi bagi warga terdampak dan personel di lapangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh sumber daya sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga tetap mendapatkan rasa aman, bantuan logistik, serta pelayanan terbaik di tengah bencana. Posko SAR dan dapur lapangan menjadi pusat gerak cepat pelayanan kemanusiaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam situasi darurat merupakan wujud transformasi pelayanan yang sigap, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hingga sore hari, situasi di wilayah terdampak banjir Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif. Personel gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar