Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian » Festival Kopi Nusantara IX Digelar, Bupati Hamid: Saatnya Kopi Bondowoso Naik Kelas!

Festival Kopi Nusantara IX Digelar, Bupati Hamid: Saatnya Kopi Bondowoso Naik Kelas!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Festival Kopi Nusantara IX Tahun 2026 resmi dibuka di Kabupaten Bondowoso, Kamis (28/8/2026). Festival yang berlangsung selama delapan hari, mulai 28 Agustus hingga 4 September 2026, menjadi panggung untuk mengangkat potensi kopi dan tembakau sekaligus memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah.

Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, mengatakan Festival Kopi Nusantara IX bukan sekadar ajang promosi, tetapi menjadi ruang untuk menghormati potensi, inovasi dan kebanggaan masyarakat Bondowoso terhadap kopi dan tembakau.

“Festival ini menyandingkan kopi dan tembakau, dua komoditas yang memiliki sejarah panjang dan memainkan peran besar dalam ekonomi lokal Bondowoso,” ujar Bupati.

Menurutnya, kopi dan tembakau merupakan bagian dari kehidupan masyarakat dan menjadi tumpuan harapan bagi kesejahteraan para petani.

“Ketika kita berbicara tentang kopi dan tembakau, maka kita berbicara tentang perjuangan para petani. Segelas kopi dan selembar tembakau yang kita nikmati adalah hasil kerja keras, keringat dan ketekunan mereka,” tegasnya.

Bupati Hamid menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani kopi dan tembakau di Kabupaten Bondowoso yang selama ini terus menjaga dan mengembangkan komoditas unggulan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjut Bupati, berkomitmen meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing kopi serta tembakau melalui pengolahan, pengemasan, promosi inovatif, penetrasi pasar hingga penguatan peran petani dalam rantai nilai tambah.

Festival Kopi Nusantara IX juga diwarnai berbagai kompetisi yang menguji keterampilan, pengetahuan, ketelitian, cita rasa dan kreativitas para peserta dalam mengolah kopi dan tembakau.

Bupati mengajak seluruh peserta menjadikan festival sebagai wadah belajar, memperluas jejaring dan membangun kolaborasi baru demi mempertahankan reputasi kopi dan tembakau Bondowoso di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, melaporkan Festival Kopi Nusantara IX digelar selama delapan hari dan diikuti sekitar 22 pelaku usaha kopi dan tembakau dari berbagai daerah.

Peserta tidak hanya berasal dari Bondowoso, tetapi juga dari sejumlah wilayah di luar daerah, seperti Sumatera, Bandung hingga Nusa Tenggara Timur.

Menariknya, festival tahun ini juga menghadirkan juri dari mancanegara, di antaranya dari Polandia dan Belanda. Selain kompetisi, Festival Kopi Nusantara IX turut melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM.

Berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan turut digelar untuk meramaikan festival sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Tak hanya menjadi ajang promosi, Festival Kopi Nusantara IX juga menghadirkan agenda lelang kopi dan tembakau sebagai upaya menciptakan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku usaha dan petani.

Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mengangkat nama Bondowoso sebagai daerah penghasil kopi berkualitas, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

“Dari tanah Bondowoso, kopi dan tembakau terus tumbuh menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan ekonomi masyarakat.”

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bondowoso Borong Empat Penghargaan Nasional HARGANAS 2026, Bupati: Buah Sinergi Seluruh Masyarakat

    Bondowoso Borong Empat Penghargaan Nasional HARGANAS 2026, Bupati: Buah Sinergi Seluruh Masyarakat

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kabupaten Bondowoso kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berhasil memborong empat penghargaan sekaligus sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilannya dalam menjalankan program pembangunan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Raihan tersebut menjadi penegas bahwa Bondowoso mampu menghadirkan berbagai inovasi dan program […]

  • Bupati Abdul Hamid Wahid Dorong Hilirisasi UMKM, Bondowoso Siap Jadi Pusat Industri Halal dan Republik Kopi Reborn

    Bupati Abdul Hamid Wahid Dorong Hilirisasi UMKM, Bondowoso Siap Jadi Pusat Industri Halal dan Republik Kopi Reborn

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menegaskan komitmennya mendorong hilirisasi produk unggulan daerah melalui peningkatan kapasitas usaha, literasi keuangan, dan digitalisasi ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Kick Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026 dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang digelar bersama OJK dan PNM di Bondowoso, Kamis (21/5/2026). Dalam sambutannya, […]

  • Sekda Bondowoso Buka Penguatan Kapasitas Kampung KB

    Sekda Bondowoso Buka Penguatan Kapasitas Kampung KB

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Malik
    • visibility 308
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I, mewakili Bupati Bondowoso, membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Pengelola Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) dan Kelompok Kerja Kampung KB di Ruang Kopi Robusta, Sekretariat Daerah. Acara yang digelar Dinas Sosial P3AKB Bondowoso ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan institusi keluarga sebagai […]

  • Satgas Terpadu Disiapkan

    Api Mengintai Bondowoso, Satgas Terpadu Disiapkan

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bondowoso menjadi perhatian serius pemerintah daerah, (2/9/2026). Menghadapi potensi kebakaran yang dapat meluas dengan cepat, Pemkab Bondowoso menegaskan penanggulangan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, menegaskan penanganan karhutla harus dilakukan secara sinergis dan kolaboratif dengan […]

  • Gerak Cepat Polisi, Santri Asal Yogyakarta yang Tersesat Lima Hari di Bondowoso Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga

    Gerak Cepat Polisi, Santri Asal Yogyakarta yang Tersesat Lima Hari di Bondowoso Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Respons sigap dan kepedulian humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Tegalampel Polres Bondowoso. Seorang santri asal Yogyakarta yang dilaporkan tersesat selama lima hari di wilayah Bondowoso akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya berkat gerak cepat aparat kepolisian. Santri tersebut diketahui bernama Zhiqi Ubaidilah, yang sebelumnya kabur dari Pondok Pesantren dan terdampar di Kabupaten […]

  • BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi, Bukan Rp15.000

    BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi, Bukan Rp15.000

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, Aspirasi.co.id – Ramainya perbincangan di media sosial soal menu Ramadan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar. BGN menegaskan, anggaran khusus untuk bahan makanan dalam program MBG berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang dipersepsikan sebagian masyarakat. Penegasan ini disampaikan Wakil […]

expand_less