RANTAS 2026 Digeber! 134 Jalan di Bondowoso Siap Disulap Mulus
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 25 Mar 2026
- visibility 64
- comment 0 komentar

Perbaikan jalan bukan sekadar proyek, tapi jawaban atas kebutuhan masyarakat.
Bondowoso Aspirasi.co.id – Bondowoso kembali menggeber program strategis RANTAS (Ruas Infrastruktur Jalan Tuntas) pada tahun anggaran 2026 dengan cakupan yang lebih luas, merata, dan terarah.
Tak tanggung-tanggung, program ini menyasar 134 titik perbaikan jalan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi darat bagi masyarakat.
Mengacu pada dokumen awal APBD 2026, proyek RANTAS difokuskan pada ruas-ruas prioritas yang mengalami kerusakan baik secara struktural maupun fungsional.
Pendekatan yang digunakan bukan sekadar pembangunan biasa, melainkan berbasis kebutuhan riil masyarakat (demand-driven infrastructure development).
Sejak Februari hingga Maret 2026, tahapan perencanaan teknis telah digarap secara intensif.
Mulai dari survei kondisi jalan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), hingga verifikasi administratif sesuai regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan proyek berjalan presisi, tepat sasaran, dan minim hambatan teknis di lapangan.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya terhadap standar mutu dan spesifikasi teknis, agar hasil pembangunan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.
Pelaksanaan fisik proyek dijadwalkan mulai akhir Maret hingga awal April 2026, dengan sistem pengerjaan bertahap berdasarkan tingkat kerusakan dan intensitas mobilitas masyarakat di tiap ruas jalan.
Dukungan Publik Menguat
Program RANTAS menuai respons positif dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda Bondowoso.
Salah satunya, aktivis muda Muhammad Hasim, yang menilai program ini sebagai bentuk konkret komitmen pemerintah daerah dalam menjawab persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Abdul Hamid Wahid yang dinilai konsisten merealisasikan janji kampanye, khususnya di sektor pembangunan jalan.
“Ini bukti bahwa aspirasi masyarakat tidak diabaikan. Namun, proses tetap harus berjalan sesuai mekanisme. Kita berharap masyarakat bersabar hingga pelaksanaan dimulai April,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Dampak Strategis: Dari Jalan ke Pertumbuhan Ekonomi
Program RANTAS bukan sekadar proyek perbaikan jalan, melainkan investasi strategis bagi masa depan daerah. Dampak yang ditargetkan meliputi:
Efisiensi biaya logistik, melalui distribusi barang yang lebih lancar
Peningkatan keselamatan berlalu lintas, berkat perbaikan struktur dan permukaan jalan.
Dorongan pertumbuhan ekonomi lokal, terutama sektor pertanian dan perdagangan
Pemerataan pembangunan wilayah, termasuk daerah dengan akses yang sebelumnya terbatas.
Dengan perencanaan matang dan eksekusi yang terukur, RANTAS 2026 diproyeksikan menjadi motor penggerak transformasi infrastruktur di Bondowoso membuka akses, mempercepat mobilitas, dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar