Gratis! Polrestabes Surabaya Gelar Bazar Ranmor, Ratusan Motor Curian Siap Pulang ke Tangan Pemilik
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 19 Jan 2026
- visibility 142
- comment 0 komentar

Surabaya, Aspirasi.co.id – Upaya tegas sekaligus penuh empati kembali ditunjukkan Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur. Melalui program inovatif bertajuk “Bazar Ranmor”, ratusan sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akan dikembalikan kepada para pemiliknya tanpa biaya sepeser pun.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 800 unit sepeda motor yang sebelumnya menjadi barang bukti kini disiapkan untuk “pulang” ke garasi asli masing-masing.
Program ini bukan sekadar pengembalian barang, tetapi juga wujud transparansi pelayanan kepolisian dalam memulihkan kerugian warga.
Kegiatan bazar akan digelar langsung di Mapolrestabes Surabaya dalam dua tahap.
Tahap pertama berlangsung 21–23 Januari 2026, disusul tahap kedua 26–30 Januari 2026.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan dapat datang langsung dengan membawa dokumen kepemilikan resmi seperti BPKB, STNK, atau bukti laporan kehilangan.
“Silakan datang sendiri, bawa kelengkapan dokumen. Kendaraan akan kami serahkan kembali secara gratis, tanpa perantara dan tanpa pungutan,” tegas Kombes Luthfie, Sabtu (17/01).
Untuk memudahkan pencarian, motor-motor tersebut telah disusun berdasarkan jenis dan hasil identifikasi nomor rangka serta nomor mesin.
Langkah ini dilakukan karena banyak kendaraan yang ditemukan sudah menggunakan pelat nomor palsu akibat ulah pelaku.
“Identifikasi kami lakukan melalui nomor rangka dan nomor mesin hingga pemilik aslinya terungkap,” tambahnya.
Menariknya, hasil penelusuran menunjukkan bahwa sebagian kendaraan berasal dari luar Surabaya, bahkan ada yang terdata dari Provinsi Banten. Hal ini mengindikasikan jaringan curanmor yang beroperasi lintas daerah.
Polrestabes Surabaya juga menyadari tidak semua korban mengingat detail kendaraan mereka.
Karena itu, sistem bazar dinilai efektif masyarakat bisa mencocokkan langsung unit kendaraan yang dipajang, sekaligus melihat pengumuman daftar nama pemilik yang telah teridentifikasi.
Selain itu, tautan pengecekan data kendaraan hasil sitaan juga disediakan agar warga dapat memastikan lebih dulu sebelum datang ke lokasi.
Di sisi lain, Kombes Luthfie menegaskan bahwa perang terhadap curanmor tidak akan berhenti.
“Jaringan pelaku masih kami buru. Siapa pun yang terlibat, akan kami tindak tegas tanpa kompromi,” tandasnya.
Program Bazar Ranmor diharapkan bukan hanya mengembalikan kendaraan yang hilang, tetapi juga memulihkan rasa aman masyarakat Kota Surabaya dari bayang-bayang kejahatan jalanan.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar