Gudang Warga di Prajekan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp40 Juta
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 6 Apr 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar

kejadian pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam membumbung dari gudang milik H. Abdul Mu’in.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah gudang milik warga di Dusun Curahgali, RT 31 RW 13, Desa Sempol, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik.
Menurut laporan sementara dari petugas pemadam kebakaran, kejadian pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam membumbung dari gudang milik H. Abdul Mu’in.
Menyadari adanya bahaya, warga dengan sigap berupaya memadamkan api secara manual menggunakan peralatan seadanya.
Tak lama kemudian, petugas Damkar tiba di lokasi setelah menerima laporan pada pukul 12.36 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan assessment untuk memastikan kondisi serta mencegah potensi api kembali menyala.
“Petugas segera melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi kejadian sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran,” demikian keterangan dalam laporan Damkar.
Pemilik gudang, H. Abdul Mu’in, mengaku kaget saat mengetahui kejadian tersebut. Ia menyebut api dengan cepat membesar sehingga sulit dikendalikan sejak awal.
“Saya tahunya sudah ada asap tebal, warga langsung teriak dan bantu padamkan. Api cepat sekali membesar, jadi sebagian besar barang di dalam gudang tidak sempat diselamatkan,” ujarnya.
Ia juga menduga kebakaran berasal dari instalasi listrik di dalam gudangnya. Meski mengalami kerugian yang cukup besar, ia tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kerugian memang cukup besar, tapi Alhamdulillah tidak ada korban. Terima kasih kepada warga dan petugas Damkar yang sudah cepat membantu,” tambahnya.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp40 juta akibat kerusakan pada bangunan dan barang di dalam gudang.
Selain melakukan penanganan awal, petugas juga memberikan sosialisasi mitigasi kebakaran kepada warga sekitar sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Usai memastikan situasi aman dan terkendali, petugas Damkar kembali ke markas untuk bersiaga.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah maupun bangunan lainnya, guna mencegah risiko kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar