Jaga Denyut Ibu Kota Sejak Fajar, Baharkam Polri Siaga di Titik Vital Jakarta
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 31 Mar 2026
- visibility 26
- comment 0 komentar

Dipimpin AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., para personel sudah bersiaga sejak pukul 05.00 WIB.
Jakarta, Aspirasi.co.id – Saat sebagian warga masih bersiap memulai hari, puluhan personel Detasemen Perintis Baharkam Polri sudah lebih dulu hadir di jantung ibu kota.
Sejak fajar menyingsing, mereka mengawal denyut aktivitas Jakarta agar tetap aman, tertib, dan lancar.
Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan 70 personel dalam operasi pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (30/03/2026).
Tiga titik strategis menjadi fokus utama, yakni Bundaran HI, Monas, dan kawasan bersejarah Kota Tua lokasi dengan mobilitas tinggi yang tak pernah benar-benar “tidur”.
Dipimpin AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., para personel sudah bersiaga sejak pukul 05.00 WIB.
Mereka tak hanya mengatur arus kendaraan di titik rawan kepadatan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman sejak pagi hari.
“Kehadiran kami adalah bentuk nyata pelayanan. Kami ingin masyarakat merasa nyaman saat memulai aktivitasnya,” ungkap perwakilan Detasemen Perintis.
Humanis di Jalan, Dekat dengan Masyarakat
Memasuki pukul 08.30 WIB, pola pengamanan berlanjut dengan Patroli Dialogis. Di sinilah wajah humanis Polri terlihat jelas.
Petugas tidak sekadar berjaga, tetapi juga menyapa, berdialog, hingga memberikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada pengguna jalan, wisatawan, dan warga sekitar.
Pendekatan ini menjadi strategi efektif dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB, situasi di ketiga kawasan tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Meski sempat dihadapkan pada dinamika cuaca dan lonjakan volume kendaraan di jam sibuk, arus lalu lintas tetap terkendali berkat kesiapsiagaan personel di lapangan.
Hadir, Terlihat, dan Bermanfaat
Kegiatan ini menjadi representasi nyata komitmen Baharkam Polri dalam mengimplementasikan semboyan “Siap Terlihat dan Bermanfaat”.
Lebih dari sekadar penjaga keamanan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan rasa tenang dan kepercayaan publik.
Di tengah hiruk pikuk ibu kota, mereka hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai penjaga ritme kehidupan kota agar Jakarta tetap bergerak dengan aman dan harmonis.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar