Polisi Turun ke Garis Bencana! Puluhan Personel dan Sembako Dikirim ke Tempursari
- account_circle Tim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H.,
LUMAJANG, Aspirasi.co.id – Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, mengundang kepedulian jajaran Polres Lumajang.
Tak sekadar menyampaikan keprihatinan, korps Bhayangkara ini langsung bergerak dengan mengerahkan puluhan personel sekaligus mengirimkan bantuan 100 paket sembako bagi warga yang terdampak bencana.
Langkah tanggap darurat tersebut dipimpin langsung Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., dengan memberangkatkan personel dan armada bantuan dari Mapolres Lumajang, Rabu (4/11/2026).
Pelepasan bantuan itu menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
Sebanyak 100 paket sembako yang diberangkatkan berisi kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak banjir.
Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah titik terdampak, termasuk posko penampungan dan permukiman warga di Kecamatan Tempursari.
Dalam proses penyalurannya, Polres Lumajang melibatkan jajaran Polsek setempat serta perangkat desa agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menegaskan, pengerahan personel dan pengiriman bantuan merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika bencana melanda.
“Begitu menerima informasi adanya warga terdampak banjir, kami langsung mengambil langkah cepat. Hari ini kami berangkatkan 100 paket sembako bersama puluhan personel untuk membantu meringankan beban masyarakat di Kecamatan Tempursari,” tegasnya.
Menurutnya, tugas personel di lapangan tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.
Mereka juga diterjunkan untuk memantau kondisi wilayah, membantu penanganan dampak banjir, melakukan pengamanan, hingga mendukung proses evakuasi apabila situasi membutuhkan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian. Personel kami siagakan untuk membantu warga, memantau perkembangan kondisi di lapangan, serta memberikan respons apabila muncul kebutuhan penanganan darurat,” imbuhnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih dapat memicu bencana susulan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi jangan lengah. Utamakan keselamatan dan segera berkoordinasi dengan petugas apabila menghadapi kondisi yang membahayakan.
Polres Lumajang bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus bersinergi dalam membantu masyarakat,” pungkasnya.
Gerak cepat tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak banjir sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
Di tengah bencana, kehadiran aparat dan bantuan kemanusiaan menjadi penguat bagi masyarakat untuk melewati masa sulit.
- Penulis: Tim


Saat ini belum ada komentar