Detik-Detik Mencekam di Silo, Polisi Terobos Banjir Selamatkan Pengendara
- account_circle Tim
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

Curah hujan yang berlangsung selama berjam-jam menyebabkan debit Sungai Garahan meningkat hingga meluap
JEMBER, Aspirasi.co.id – Luapan Sungai Garahan yang dipicu hujan berjam-jam mendadak mengubah suasana Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menjadi mencekam.
Derasnya arus air menerjang sejumlah titik permukiman dan akses jalan, membuat pengendara yang melintas harus berhadapan dengan situasi berbahaya.
Di tengah kepungan banjir, jajaran Polsek Sempolan bersama warga bergerak cepat melakukan penyelamatan. Sejumlah pengendara sepeda motor yang terjebak genangan dan derasnya arus menjadi prioritas evakuasi petugas.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah Silo sejak Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 22.00 WIB hingga Senin (2/11/2026) dini hari.
Curah hujan yang berlangsung selama berjam-jam menyebabkan debit Sungai Garahan meningkat hingga meluap. Air bah membawa material kayu dan rumpun bambu, kemudian menerjang sejumlah kawasan. Dampaknya, fasilitas di kawasan wisata PPG Garahan turut mengalami kerusakan.
Kondisi semakin mengkhawatirkan ketika sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas mendapati badan jalan telah digenangi air. Arus yang semakin kuat membuat perjalanan tak lagi aman. Sebagian pengendara panik dan membutuhkan pertolongan untuk keluar dari kepungan banjir.
Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Sempolan IPTU Wawan Sugianto bersama personelnya langsung bergerak menuju lokasi. Tanpa menunggu situasi semakin memburuk, petugas bersama masyarakat bahu-membahu membantu evakuasi pengendara dan mengarahkan warga ke tempat yang lebih aman.
“Sesuai arahan Bapak Kapolres Jember, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, kami bersama anggota Polsek Sempolan langsung bergerak ke lokasi untuk membantu warga, khususnya para pengendara yang terjebak banjir,” tegas IPTU Wawan Sugianto saat berada di lokasi.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama dan debit sungai mulai meningkat.
Pengendara diminta tidak memaksakan diri menerobos jalan yang tergenang, terlebih jika arus air terlihat deras. Masyarakat juga diharapkan segera menjauh dari titik rawan banjir dan mencari lokasi yang lebih aman ketika kondisi mulai membahayakan.
Respons cepat aparat kepolisian bersama masyarakat menjadi gambaran pentingnya sinergi dalam menghadapi bencana.
Di saat air bah datang tanpa banyak memberi kesempatan, kehadiran petugas di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan secepat mungkin.
- Penulis: Tim


Saat ini belum ada komentar