Satgas Saber Polres Ponorogo Turun Lapangan, Jaga Stabilitas Harga dan Stok Bapokting Menjelang Ramadan
- account_circle Malik
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026
- visibility 82
- comment 0 komentar

Satgas Saber memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat di wilayah Bumi Reog.
Ponorogo, Aspirasi.co.id – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Polres Ponorogo Polda Jatim bergerak aktif melakukan pengawasan harga serta ketersediaan bahan pokok penting (bapokting).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan pasokan yang terjamin. Sejumlah pasar tradisional hingga gerai ritel modern menjadi sasaran pemantauan langsung di lapangan.
Pengawasan dilaksanakan di beberapa titik strategis, di antaranya Pasar Legi Ponorogo di Jalan Soekarno Hatta, Pasar Sumoroto Kecamatan Kauman, Pasar Bungkal Kecamatan Bungkal, hingga swalayan modern Surya di Kelurahan Mangkujayan.
Dipimpin Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai komoditas, mulai dari bumbu dapur, beras, minyak goreng, telur, hingga daging ayam dan sapi.
“Secara umum stok bapokting dalam kondisi aman dan harga masih relatif terkendali. Ketersediaan beras, telur, minyak goreng, hingga kebutuhan dapur lainnya mencukupi,” ungkap AKP Imam Mujali, Selasa (10/2/2026).
Dalam pemantauan di Pasar Legi, petugas mencatat adanya kenaikan harga cabai rawit yang kini menyentuh Rp78.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp60.000 per kilogram.
AKP Imam menjelaskan, lonjakan harga tersebut dipicu faktor cuaca. Intensitas hujan tinggi menyebabkan gangguan pasokan akibat sebagian hasil panen mengalami kerusakan.
“Meski mengalami kenaikan, harga cabai rawit masih dalam batas wajar. Komoditas lain cenderung stabil, bahkan beberapa menunjukkan tren penurunan,” jelasnya.
Selain memonitor harga, Satgas Saber memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat di wilayah Bumi Reog.
“Hasil pengawasan tidak menemukan pelanggaran. Pergerakan harga masih tergolong normal dan terkendali,” tegasnya.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menambahkan, ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan hingga Idul Fitri dipastikan aman berkat koordinasi lintas instansi yang terus diperkuat.
“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang,” pungkasnya.
- Penulis: Malik


Saat ini belum ada komentar