Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tagih Janji Pembebasan PBB, PMII Bondowoso Kepung Kantor Pemkab: Jangan Biarkan Janji Tinggal Retorika

Tagih Janji Pembebasan PBB, PMII Bondowoso Kepung Kantor Pemkab: Jangan Biarkan Janji Tinggal Retorika

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kesabaran mahasiswa mulai mencapai batas. Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) At Taqwa IAI At Taqwa Bondowoso turun ke jalan menagih komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Hal itu di lakukan terkait janji pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi masyarakat miskin ekstrem yang sempat digaungkan pada kontestasi Pilkada 2024, Jumat (12/6/2026).

Aksi damai yang digelar di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso tersebut menjadi simbol desakan publik agar janji politik tidak berhenti sebagai slogan kampanye.

Dengan membawa spanduk, poster, dan berbagai tuntutan, sekitar 40 peserta aksi memulai long march dari kawasan Jembatan Kironggo, Kelurahan Blindungan, menuju Kantor Pemkab Bondowoso.

Sepanjang perjalanan, massa menyerukan pentingnya keberpihakan pemerintah kepada masyarakat miskin ekstrem yang hingga kini masih menunggu realisasi program yang dinilai mampu meringankan beban ekonomi mereka.

Dalam pernyataan sikapnya, PMII mempertanyakan belum adanya kejelasan mengenai mekanisme, tahapan, maupun waktu pelaksanaan program pembebasan PBB bagi warga miskin ekstrem kategori Desil 1.

Koordinator aksi, Rifki, menegaskan bahwa janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata, bukan sekadar narasi politik.

“Masyarakat berhak mendapatkan kepastian. Janji kampanye tidak boleh berhenti menjadi retorika. Kami menuntut transparansi terkait skema, tahapan, dan jadwal pelaksanaan agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin ekstrem,” tegasnya di hadapan peserta aksi.

Desakan mahasiswa mendapat respons langsung dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui dialog terbuka yang berlangsung kondusif.

Sekretaris Daerah Bondowoso, M. Fathor Rozi, bersama sejumlah kepala perangkat daerah menjelaskan bahwa pemerintah masih menyelesaikan proses verifikasi dan validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akan menjadi dasar penetapan penerima manfaat.

Menurutnya, validasi data ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 39.419 keluarga atau 87.032 jiwa yang masuk kategori miskin ekstrem di Kabupaten Bondowoso.

Pemkab Bondowoso, lanjutnya, tetap berkomitmen merealisasikan pembebasan PBB bagi masyarakat miskin ekstrem.

Namun pelaksanaannya harus didasarkan pada data yang valid agar tepat sasaran serta disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Di sisi lain, aparat gabungan mengawal jalannya aksi secara ketat namun humanis.

Pengamanan dipimpin langsung Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., dengan melibatkan unsur Polres Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kesehatan.

Sebanyak 137 personel diterjunkan guna memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

Kekuatan pengamanan terdiri dari 87 anggota Polres Bondowoso, 20 personel Kodim 0822, 15 anggota Satpol PP, 10 personel Dishub, serta 5 tenaga kesehatan.

Usai berdialog dengan pemerintah daerah, massa aksi menutup kegiatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum membubarkan diri secara tertib.

Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika menegaskan bahwa Polri berkewajiban menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

“Kami memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan aman dan bertanggung jawab. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan aparat keamanan menjadi fondasi penting dalam menjaga demokrasi yang sehat dan bermartabat,” ujarnya.

Aksi PMII ini menjadi pengingat bahwa publik terus mengawasi setiap komitmen yang pernah disampaikan kepada rakyat.

Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan kelompok rentan, kehadiran kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat miskin ekstrem kini menjadi ujian nyata bagi konsistensi dan keberpihakan pemerintah daerah.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurang dari 24 Jam, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi 17 TKP!

    Kurang dari 24 Jam, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi 17 TKP!

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Ngawi, Aspirasi.co.id – Aksi kejahatan lintas provinsi akhirnya terhenti di tangan jajaran Satreskrim Polres Ngawi, Polda Jatim. Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua yang beraksi di 17 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Keberhasilan ini diumumkan langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP […]

  • Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Bondowoso, Yuliono Triandana, menyampaikan bahwa dua wilayah yang terdampak adalah Dusun Krajan, Desa Kejayan, Kecamatan Pujer, dan Desa Ardisaeng, Kecamatan Pakem.

    Angin Kencang Terjang Dua Kecamatan di Bondowoso, BPBD Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id — Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso pada Minggu (26/10/2025) sore. Peristiwa ini menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan ringan pada beberapa bangunan warga di dua kecamatan, yakni Pujer dan Pakem. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, kejadian angin kencang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Laporan […]

  • Aiptu Ahmad Abadi Terobos Pelosok Bondowoso, Temukan Fakta Memprihatinkan: Lansia Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos

    Aiptu Ahmad Abadi Terobos Pelosok Bondowoso, Temukan Fakta Memprihatinkan: Lansia Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Lik
    • visibility 69
    • 1Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, sebuah pesan singkat justru memantik aksi kemanusiaan yang menggugah. Berbekal laporan seorang warga, Aiptu Ahmad Abadi, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Curahdami Polres Bondowoso yang akrab disapa Mas Bhabin, menembus pelosok Dusun Jabun, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, untuk memastikan langsung kondisi para lanjut usia yang hidup […]

  • Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bondowoso Melalui DPKP Genjot Ketahanan Pangan dari Pekarangan

    Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bondowoso Melalui DPKP Genjot Ketahanan Pangan dari Pekarangan

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menguatkan program ketahanan dan swasembada pangan melalui gerakan pemanfaatan lahan pekarangan. Upaya ini digerakkan secara kolaboratif lintas sektor, melibatkan berbagai instansi pemerintah, BUMN, perbankan, komunitas, hingga dunia usaha, yang dipusatkan di Kecamatan Pakem, (30/1/2026). Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso, Mulyadi, menegaskan bahwa sejengkal tanah, baik […]

  • Bupati Bondowoso Tegas Bela Petani Tembakau: “Jangan Bunuh Rakyat dengan Regulasi”

    Bupati Bondowoso Tegas Bela Petani Tembakau: “Jangan Bunuh Rakyat dengan Regulasi”

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 1Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan nasib petani tembakau di tengah ancaman berbagai regulasi pembatasan industri hasil tembakau yang dinilai dapat memukul perekonomian masyarakat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Gelar Tanam Tembakau Tahun 2026 yang dirangkai dengan pesta rakyat bertajuk “Menanam Harapan Baru dan Menebar Benih Masa Depan” […]

  • Polwan Polda Jatim Rayakan HUT ke-77 dengan Gatur Lalin dan Bagi Helm hingga Cokelat

    Polwan Polda Jatim Rayakan HUT ke-77 dengan Gatur Lalin dan Bagi Helm hingga Cokelat

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle ***
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Surabaya, Aspirasi.co.id – Polda Jawa Timur memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia dengan cara yang unik dan penuh makna. Puluhan Polwan diturunkan langsung untuk melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas (gatur lalin) di beberapa ruas jalan utama Kota Surabaya, Senin (22/9/2025). Sejumlah titik yang menjadi lokasi kegiatan antara lain Jalan Polisi Istimewa, […]

expand_less