Tekan Fatalitas Laka Lantas, Polres Bondowoso Gelar Apel Operasi Keselamatan Semeru 2026
- account_circle Malik
- calendar_month Sen, 2 Feb 2026
- visibility 97
- comment 0 komentar

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H.,
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar di halaman Polres Bondowoso, Senin (2/2/2026).
Apel gelar pasukan berlangsung tertib dan khidmat, sekaligus mencerminkan kesiapan dan semangat kebersamaan lintas sektoral dalam mendukung kelancaran pelaksanaan operasi di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran unsur lintas sektor ini menjadi simbol kuatnya soliditas dan sinergitas antarinstansi dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Dalam apel tersebut, Waka Polres Bondowoso membacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. Kapolda Jatim menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta memastikan sinergitas lintas sektoral agar Operasi Keselamatan Semeru 2026 dapat berjalan optimal.
Kapolda Jawa Timur juga menyoroti kompleksitas permasalahan lalu lintas yang kian meningkat.
Berdasarkan Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Keselamatan Semeru tahun 2025, tercatat 531 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, 51 korban luka berat, dan 803 korban luka ringan.
Tingginya angka kecelakaan tersebut berkorelasi erat dengan meningkatnya pelanggaran lalu lintas serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Kondisi ini diperparah oleh perilaku pengemudi yang tidak disiplin dan berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan.
Sebagai langkah strategis, Polda Jawa Timur bersama jajaran menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Keselamatan Semeru 2026” yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi tahun ini mengusung tema
“Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026”, sebagai upaya cipta kondisi atau cooling system menjelang pengamanan Idul Fitri 1447 H.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Semeru 2026 melibatkan 5.020 personel, terdiri dari 395 personel Satgas Polda dan 4.625 personel Satwil jajaran.
Operasi ini mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas, dengan tiga strategi utama, yakni preemtif, preventif, dan represif.
Upaya preemtif dilakukan melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, termasuk sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pengusaha otobus (PO) terkait penerapan sistem manajemen keselamatan, serta kampanye tertib lalu lintas melalui media cetak, elektronik, dan media sosial.
Sementara itu, upaya preventif diwujudkan melalui ramp check terpadu bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan, meliputi pemeriksaan teknis kendaraan dan kesehatan pengemudi, termasuk tes urine di terminal dan pool bus.
Patroli juga akan ditingkatkan di titik rawan kecelakaan (blackspot) dan rawan kemacetan (troublespot).
Adapun penegakan hukum secara represif dilakukan secara selektif terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, seperti over dimension over loading (ODOL), melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.
Penindakan akan dioptimalkan melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Menutup amanatnya, Kapolda Jawa Timur menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, menjunjung tinggi etika kepolisian, mengutamakan keselamatan masyarakat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, serta terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Polres Bondowoso berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan ini menjadi bukti kesiapan Polres Bondowoso bersama seluruh stakeholder dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
- Penulis: Malik



Saat ini belum ada komentar