Tragis di Pagi Idul Fitri: Rumah Warga Maesan Terbakar Saat Pemilik ke Masjid
- account_circle S/A/lik
- calendar_month Sel, 24 Mar 2026
- visibility 56
- comment 0 komentar

Sebuah rumah milik warga bernama Sumiati di Dusun Suco Lor, RT 07 RW 02, Desa Sucolor, Kecamatan Maesan, mengalami kebakaran
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Peristiwa kebakaran rumah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bondowoso. Sebuah rumah milik warga bernama Sumiati di Dusun Suco Lor, RT 07 RW 02, Desa Sucolor, Kecamatan Maesan, mengalami kebakaran pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di bagian dapur. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang melaksanakan salat Id di masjid.
Menurut keterangan saksi di lokasi, kobaran api pertama kali terlihat dari area dapur dan dengan cepat membesar.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara mandiri dengan peralatan seadanya.
“Api sudah cukup besar saat pertama terlihat, warga langsung bergerak cepat memadamkan agar tidak merembet ke bagian rumah lainnya,” ujar salah satu saksi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, bagian dapur rumah mengalami kerusakan sedang dengan estimasi kerugian mencapai kurang lebih Rp10 juta.
Laporan kejadian baru diterima oleh BPBD Bondowoso pada Senin (23/3/2026) pukul 16.05 WIB melalui informasi masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD Bondowoso yang terdiri dari TRC, Pusdalops, serta Agen Bencana Jawa Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen.
Selain melakukan pendataan, petugas juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban sebagai bentuk penanganan darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, terutama saat rumah ditinggal dalam kondisi kosong.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Pastikan tidak ada kabel yang sudah usang atau berpotensi menimbulkan korsleting. Jika meninggalkan rumah, sebaiknya pastikan semua peralatan listrik dalam kondisi aman,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa respon cepat masyarakat dalam kejadian ini patut diapresiasi karena berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain.
“Sinergi dan kepedulian warga sangat membantu dalam penanganan awal. Ini yang harus terus kita jaga bersama,” tambahnya.
Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya BPBD Kabupaten Bondowoso, Agen Bencana Jatim, pemerintah desa setempat, serta masyarakat sekitar.
Hingga laporan ini disampaikan, situasi wilayah Bondowoso dinyatakan aman dan terkendali. Sementara itu, kondisi cuaca di Kecamatan Maesan terpantau berawan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik.
- Penulis: S/A/lik
- Sumber: BPBD Bondowoso


Saat ini belum ada komentar