Tak Sekadar Berdinas, Babinsa Koncer Kidul Ikut Gerakkan Ekonomi Warga
- account_circle Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Serma Lugito, Babinsa Desa Koncer Kidul Koramil 0822/04 Tenggarang, membantu masyarakat
BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Pengabdian seorang prajurit tidak selalu berlangsung di tengah kegiatan kedinasan. Bagi Serma Lugito, Babinsa Desa Koncer Kidul Koramil 0822/04 Tenggarang, membantu masyarakat juga bisa dimulai dari lingkungan terdekat.
Di luar waktu tugas, Serma Lugito memilih turun tangan membantu sang istri menjalankan usaha ayam potong yang berada di depan rumah mereka, Dusun Krajan, Desa Koncer Kidul, RT 08/RW 07, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso.
Usaha keluarga yang telah dirintis selama sekitar dua tahun itu perlahan berkembang. Bukan hanya menopang kebutuhan keluarga, usaha tersebut juga membuka ruang bagi warga sekitar untuk mendapatkan penghasilan.
Setidaknya lima warga setempat kini terlibat sebagai karyawan dalam usaha ayam potong tersebut.
Serma Lugito pun tak segan ikut mengerjakan berbagai aktivitas di lapangan. Mulai dari menyiapkan ayam, proses pemotongan, hingga melayani pembeli, dilakukannya dengan tekun ketika sedang tidak menjalankan tugas kedinasan.
Bagi dirinya, aktivitas tersebut bukan sekadar membantu pekerjaan rumah tangga atau menopang usaha keluarga. Ada misi lain yang ingin dibangun, yakni menghadirkan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.
“Selain untuk membantu keluarga, usaha ini juga kami jalankan agar bisa membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar. Mudah-mudahan usaha ini terus berkembang dan bisa memberikan manfaat lebih luas,” ujar Serma Lugito.
Apa yang dilakukan Serma Lugito menjadi gambaran sederhana bahwa semangat pengabdian tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan formal.
Dari sebuah usaha kecil di depan rumah, peluang kerja justru bisa tumbuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Lima warga yang bekerja di usaha tersebut menjadi bagian dari geliat ekonomi yang dibangun secara bertahap.
Dari aktivitas sederhana itu pula, hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin dekat karena interaksi tidak hanya terjadi ketika menjalankan pembinaan kewilayahan.
Serma Lugito menunjukkan bahwa menjadi Babinsa berarti hadir dalam berbagai sisi kehidupan warga. Ketika berada di lapangan, ia menjalankan tugas sebagai aparat kewilayahan.
Ketika berada di rumah, ia tetap berupaya menjadi bagian dari lingkungan dengan membantu mengembangkan usaha sekaligus membuka kesempatan kerja.
Langkah kecil tersebut menjadi bentuk pengabdian yang hadir lewat tindakan nyata: menghidupkan usaha keluarga, memberdayakan warga, dan menciptakan manfaat ekonomi dari lingkungan sendiri.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar