Air Sudah Ditemukan, Produktivitas Petani Jebung Kidul Siap Melonjak
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Pengeboran yang didampingi Babinsa Koramil 0822/13 Tlogosari, Serka Mukti
BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Harapan petani Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan mulai terbuka. Pengeboran sumber air program IRPOM (Irigasi Perpompaan) di Dusun Karang Tengah kini telah rampung 100 persen.
Pengeboran yang didampingi Babinsa Koramil 0822/13 Tlogosari, Serka Mukti, tersebut dilakukan di lahan milik Wasilullah, anggota Poktan Sumber Rejeki 06 yang diketuai Fauzi, Selasa (25/8/2026).
Program pengeboran yang dimulai sejak 30 Juli 2026 itu mencapai kedalaman sekitar 90 meter. Setelah pengeboran selesai, pembangunan dilanjutkan dengan pembuatan rumah pompa dan bak penampungan air.
Nantinya, sumber air tersebut akan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah warga. Kehadiran sarana irigasi ini diharapkan menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kekeringan dan musim kemarau panjang.
Serka Mukti mengatakan, keberadaan sumber air baru tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan petani terhadap kondisi cuaca.
“Dengan adanya sumber air dari hasil pengeboran ini, petani diharapkan tidak terlalu bergantung pada curah hujan. Saat musim kemarau, lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air sehingga produktivitas dapat dipertahankan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendampingan Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah, khususnya penguatan ketahanan pangan hingga ke tingkat desa.
Tak hanya melakukan pemantauan, Babinsa juga berkoordinasi dengan kelompok tani dan masyarakat agar pembangunan sarana irigasi berjalan lancar serta benar-benar memberikan manfaat bagi petani.
Dengan pasokan air yang lebih terjamin, pola tanam di Desa Jebung Kidul diharapkan semakin optimal.
Jika sebelumnya petani rata-rata mampu melakukan tiga kali panen dalam setahun, kini terbuka peluang untuk meningkatkan intensitas tanam hingga empat kali panen, menyesuaikan jenis tanaman, kondisi lahan, dan pola tanam.
Program IRPOM ini diharapkan menjadi jawaban atas persoalan klasik ketersediaan air, sekaligus mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
Pengeboran telah rampung, air siap dimanfaatkan, dan target produktivitas pertanian Jebung Kidul kini semakin terbuka.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar