Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polri Gaspol Padamkan Karhutla, 31 Ribu Hotspot Dipantau dan Ribuan Personel Dikerahkan Dukung Langkah Presiden

Polri Gaspol Padamkan Karhutla, 31 Ribu Hotspot Dipantau dan Ribuan Personel Dikerahkan Dukung Langkah Presiden

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, ASPIRASI.CO.ID – Polri terus mengakselerasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Seluruh kekuatan dikerahkan, mulai dari ribuan personel, sarana prasarana, teknologi hingga kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas.

Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan penuh Polri terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang turun langsung ke Kalimantan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Dari Palangka Raya, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan kesiapan kekuatan TNI-Polri serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya di Kalimantan Tengah.

Polri menegaskan perang terhadap karhutla tidak hanya dilakukan saat api sudah membesar. Deteksi dini, patroli, pemantauan titik panas, pemadaman cepat, edukasi masyarakat hingga penegakan hukum terus dijalankan secara berkelanjutan.

“Kita hadir sedini mungkin. Setiap potensi api harus segera kita deteksi, verifikasi, dan tangani bersama agar tidak berkembang dan meluas. Dengan kesiapsiagaan, sinergi, dan kecepatan respons, kita optimistis penanganan karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif,” tegas Wakapolri.

31 Ribu Hotspot Dipantau, Ribuan Aksi Pemadaman Dilakukan
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Polri telah memantau 31.392 hotspot dan melaksanakan 2.748 tindakan pemadaman.

Peningkatan titik panas menjadi perhatian serius. Pada Juli 2026 tercatat 7.175 hotspot, sedangkan dalam periode 1 hingga 18 Agustus 2026 jumlahnya telah mencapai 7.655 hotspot.

Untuk memperkuat respons di lapangan, Polri telah melaksanakan:
168.500 kegiatan patroli
42.800 kegiatan monitoring titik api
2.850 kegiatan sosialisasi
1.285 kegiatan pelatihan
3.250 rapat koordinasi
1.420 kegiatan water bombing
Upaya besar tersebut dilakukan secara terpadu bersama TNI, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, kementerian/lembaga terkait hingga masyarakat.

Sinergi tidak hanya difokuskan pada pemadaman, tetapi juga mencakup patroli, deteksi dini, pencegahan, edukasi, dukungan sarana prasarana hingga penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran.

Ribuan Embung dan Sekat Kanal Siap Dikerahkan

Di bidang sarana dan prasarana, Polri siap mengoptimalkan dukungan 3.076 embung, 2.056 sekat kanal, 18 sumur bor, serta 647 menara pantau.

Seluruh infrastruktur tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan sumber air, mempercepat deteksi titik api, sekaligus mendukung proses pemadaman di wilayah rawan karhutla.

Khusus di Kalimantan Tengah, situasi menjadi perhatian serius. Tercatat 17.513 hotspot dan 1.610 firespot, dengan luas

lahan terbakar mencapai 4.383,21 hektare.
Menghadapi kondisi tersebut, Polda Kalimantan Tengah telah menyiagakan 7.775 personel gabungan. Kekuatan itu didukung 379 menara pantau, 1.227 embung, 4.910 titik sumur bor, 99 pos lapangan dan 15 command center.

Jajaran Polda Kalteng juga terus mengintensifkan langkah pencegahan dengan melaksanakan 26.438 kegiatan sosialisasi, menyebarkan 25.059 lembar maklumat, serta melakukan patroli di 18.687 titik.

Teknologi Turun ke Medan, Api Diburu Sejak Fase Awal

Polri juga memperkuat penanganan karhutla melalui pemanfaatan teknologi. Drone pemantau hingga inovasi Beehive Drone Precision Fire Interception digunakan untuk mendeteksi anomali panas dan melakukan intervensi pada fase awal kebakaran.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi agar api dapat ditemukan dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran besar.

Namun, Polri menegaskan bahwa perang melawan karhutla tidak berhenti pada pemadaman dan pencegahan.

77 Laporan Polisi, 70 Tersangka Karhutla Ditetapkan
Penegakan hukum tetap berjalan tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Hingga 21 Agustus 2026, Polri telah menerima 77 laporan polisi terkait perkara karhutla dan menetapkan 70 tersangka.
Luas areal terbakar yang masuk dalam perkara tersebut mencapai 987,6 hektare.

Penegakan hukum dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran.

Polri juga tetap membuka ruang pendalaman terhadap pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan lahan.

Polri memandang pemadaman, pencegahan, penegakan hukum, dan kolaborasi sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam menghadapi ancaman karhutla.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Kalimantan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sekaligus mempercepat seluruh langkah penanganan yang telah berjalan.

Polri menegaskan siap menjalankan direktif Presiden dengan mengoptimalkan seluruh kekuatan bersama: mempercepat pemadaman, memburu titik api sejak dini, mencegah kebakaran meluas, melindungi masyarakat, dan menjaga hutan serta lingkungan Indonesia.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warung Makan di Maesan Terbakar saat Pemilik ke Luar Kota, Kerugian Capai Rp30 Juta

    Warung Makan di Maesan Terbakar saat Pemilik ke Luar Kota, Kerugian Capai Rp30 Juta

    • calendar_month Ming, 11 Okt 2026
    • account_circle Malik
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Kebakaran melanda sebuah warung makan di kawasan Gunung Sari, Desa Penanggungan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (10/10/2026) malam. Bangunan warung beserta sejumlah barang di dalamnya dilalap api hingga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp30 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah barang berharga milik pemilik warung dilaporkan […]

  • Carnival VII Meriahkan Sukosari

    Carnival VII Meriahkan Sukosari dengan Tema “HEPTANTARA”

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Malik
    • visibility 292
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – SMP Negeri 1 Sukosari kembali menggelar acara tahunan spektakuler, Spasas Culture Carnival (SCC) ke-7 (21/08/25). Mengusung tema “Heptantara: Harmoni dalam Warna Budaya”, kegiatan ini menjadi ajang perayaan keragaman tradisi dan kreativitas peserta didik dalam satu pawai budaya yang megah. Acara di awali dengan sambutan hangat oleh Kepala SMP Negeri 1 Sukosari (Isnadi, […]

  • BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi, Bukan Rp15.000

    BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makan MBG Rp8.000–Rp10.000 per Porsi, Bukan Rp15.000

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta, Aspirasi.co.id – Ramainya perbincangan di media sosial soal menu Ramadan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar. BGN menegaskan, anggaran khusus untuk bahan makanan dalam program MBG berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang dipersepsikan sebagian masyarakat. Penegasan ini disampaikan Wakil […]

  • Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (29/9/2025) siang.

    Angin Kencang Terjang Taman Krocok, 14 Rumah Rusak dan Jalan Desa Sempat Tertutup

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id– Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (29/9/2025) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut mengakibatkan 14 rumah warga mengalami rusak ringan serta satu pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan penghubung antar desa. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, kejadian terjadi […]

  • MAT PECI Dongkrak Keuntungan Peternak hingga 330 Persen, Bondowoso Bidik 70 Ribu Sapi

    MAT PECI Dongkrak Keuntungan Peternak hingga 330 Persen, Bondowoso Bidik 70 Ribu Sapi

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Inovasi peternakan asal Bondowoso mulai menunjukkan hasil yang tak main-main. Melalui metode MAT PECI (Manajemen Ternak Pedet Cepat Jadi Induk), Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso optimistis mampu mendongkrak populasi sapi sekaligus meningkatkan keuntungan peternak hingga 330 persen. Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, mengatakan MAT PECI bukan sekadar program peternakan biasa, (11/8/2026). […]

  • Napak Tilas Ki Ronggo, Angka 17 dan Jejak Spiritual di Balik Hari Jadi Bondowoso ke-207

    Napak Tilas Ki Ronggo, Angka 17 dan Jejak Spiritual di Balik Hari Jadi Bondowoso ke-207

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207 yang bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali membuka lembaran sejarah lahirnya Kabupaten Bondowoso. Momentum tersebut ditandai dengan kegiatan tasyakuran yang digelar Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudarajat, di Makam Ki Ronggo, Senin (17/8/2026). Tasyakuran tidak hanya menjadi ajang memperingati hari […]

expand_less