HUT Brimob ke-80, Polwan Polda Jatim Pukau Publik Lewat Srikandi Challenge Berbalut Adrenalin Tinggi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Ming, 16 Nov 2025
- visibility 124
- comment 0 komentar

Surabaya, Aspirasi.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri di Mako Kompi 3 Batalyon A Satuan Brimob Polda Jawa Timur, Jumat (14/11/2025), berlangsung meriah dan penuh energi.
Namun sorotan utama jatuh pada aksi spesial para Polwan Brimob Polda Jatim yang tampil menggelegar dalam Srikandi Challenge, kompetisi bergengsi tahunan yang digelar Korbrimob Polri dan diikuti Polwan Brimob dari seluruh Indonesia.
Empat srikandi tangguh Polda Jatim Bripda Disa Widayanti, Brigadir Lisa Pricilia, Briptu Jihan Ahmadiyah, dan Bripda Salwa menjadi bintang utama dalam peragaan kemampuan taktis tersebut.
Mereka menyuguhkan rangkaian aksi yang biasanya hanya dikuasai pasukan elite: dari mountaineering, halang rintang ekstrem, hingga tembakan presisi.
Aksi dibuka dengan repling dari ketinggian 25 meter, disusul manuver melewati rintangan meja, piramid, hingga tangga.
Ketegangan meningkat saat mereka memperagakan tembakan sniper, diikuti pendobrakan pintu, serta uji akurasi menembak MPX jarak 15 meter pada enam plate berdiameter 10 cm dengan tiga sikap berbeda: berdiri, berlutut, dan tiarap.
Tak berhenti di situ, para Srikandi juga menuntaskan tantangan Texas jarak 10 meter sambil memegang tameng di tangan kiri dan senpi HS di tangan kanan.
Skenario berlanjut ke simulasi penyelamatan sandera, tembakan sniper kedua yang diiringi ledakan, hingga penutup dramatis saat evakuasi sandera menggunakan mobil todak.
Dansat Brimob Polda Jatim, Kombes Suryo Sudarmadi, menuturkan bahwa Brimob Challenge adalah ajang tahunan untuk menguji ketangkasan dan kemampuan operasional seluruh satuan Brimob se-Indonesia, termasuk kategori khusus Polwan.
“Brimob Challenge ini menguji kemampuan halang rintang, penembakan, sniper, hingga materi taktis lainnya,” ujarnya.
Ia mengakui jumlah Polwan Brimob Polda Jatim tidak banyak, namun potensi yang ada dioptimalkan sebaik mungkin.
“Di Polda Jatim, Polwan Brimob yang tergabung di Srikandi Challenge ada enam orang. Yang bisa turun empat, karena dua lainnya terkendala usia dan kesiapan fisik,” jelasnya.
Meski dengan formasi terbatas, Kombes Suryo menilai performa seluruh Srikandi sangat membanggakan.
“Penampilan mereka luar biasa. Ini bukti nyata bahwa Polwan Brimob mampu menjalankan tugas taktis secara profesional dan siap ditugaskan kapan pun negara membutuhkan,” tegasnya.
Aksi para Srikandi Brimob Jatim itu menjadi bukti bahwa Polwan memiliki peran strategis dalam medan operasi taktis dari penyelamatan sandera, tembakan presisi, sampai koordinasi tim dalam situasi kontinjensi.
Penampilan mereka pun menuai aplaus dari para tamu undangan, sekaligus menegaskan bahwa kapabilitas Polwan setara dengan personel pria.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menekankan bahwa Srikandi Challenge bukan sekadar tontonan, melainkan representasi kualitas Polwan Brimob yang terlatih dan siap menjalankan tugas berat.
“Dari taktik turun tebing hingga simulasi penyelamatan sandera, semua dilakukan dengan standar tinggi. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama perempuan, bahwa mereka juga dapat berperan besar dalam menjaga keamanan negara,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar